Investor Saham Masih Menahan Diri

Investor Saham Masih Menahan Diri

- detikFinance
Selasa, 28 Apr 2009 07:45 WIB
Investor Saham Masih Menahan Diri
Jakarta - Pelaku pasar masih menahan diri untuk belanja saham karena kondisi bursa saham regional dan global yang sedang negatif. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) belum bisa bebas ke jalur positif.

IHSG dalam perdagangan Selasa (28/4/2009) diprediksi masih akan mengalami tekanan dan cenderung bergerak menyamping alias sideways.

Ketakutan dunia akan flu babi yang sudah menjalar ke negara-negara maju dikhawatirkan akan membuat kegiatan ekonomi seperti sektor pariwisata dan penerbangan.  

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Investor saham juga tengah menunggu rapat the Fed pada 30 April, pengumuman inflasi 1 Mei, laporan keuangan triwulan I-2009 dan perkembangan koalisi partai politik menjelang pengajuan nama capres dan cawapres.         

IHSG juga akan memantau pergerakan bursa regional. Indeks Nikkei pada Selasa pagi pagi ini dibuka menguat 48,06 poin (0,55%) menjadi 8.678,28.

Bursa Wall Street juga memberikan reaksi negatif atas merebaknya flu babi. Para investor kini sedang menghitung seberapa jauh dampak flu yang kini sudah menelan 100 korban lebih di Meksiko itu.

Pada penutupan perdagangan Senin waktu AS (27/4/2009), indeks Dow Jones Industrial Average (DJIA) ditutup melemah tipis 51,29 poin (0,64%) ke level 8.025,00. Indeks Nasdaq ditutup turun tipis 14,88 poin (0,88%) ke level 1.679,41 dan Standard & Poor's 500 juga turun tipis 8,72 poin (1,01%) ke level 857,51.

Sedangkan IHSG pada penutupan perdagangan saham Senin kemarin (27/4/2009) turun 15,255 poin (0,96%) menjadi 1.576,081.

Berikut rekomendasi saham dari perusahaan dari sekuritas

Optima Securities

Melemahnya bursa regional menjadi sentimen negatif pergerakan indeks sehingga tertekan 15 poin ke posisi 1.576. Nilai transaksi juga menurun drastis di level Rp 2 triliun di mana asing tercatat net sell. Investor menahan diri masuk ke bursa karena masih menunggu laporan keuangan tahunan 2008 seperti TLKM & PGAS serta kuartal I-2009.  Pergerakan indeks masih sideways di level 1.560-1.590 dengan pilihan saham: INCO, BYAN, PTBA, dan UNTR.
(ir/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads