Demikian disampaikan dalam laporan keuangan perseroan yang dipublikasikan, Kamis (30/4/2009).
Sepanjang triwulan I-2009, GGRM membukukan penjualan sebesar Rp 7,650 triliun atau naik 10,78% dari periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 6,905 triliun. Beban pokok penjualan dibukukan sebesar Rp 5,970 triliun, naik tipis 2,19% dari tahun lalu sebesar Rp 5,842 triliun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
pertumbuhan penjualan mendorong perolehan laba kotor perseroan sebesar Rp 1,679 triliun, naik 57,94% dibanding periode yang sama tahun 2008 sebesar Rp 1,063 triliun.
Pos beban usaha dibukukan sebesar Rp 487,849 miliar, meningkat 8,76% dibanding tahun 2008 sebesar Rp 448,370 miliar. Rendahnya peningkatan beban usaha terhadap laba kotor semakin mendongkrak kinerja perseroan.
Pos laba usaha dibukukan sebesar Rp 1,192 triliun, melonjak 93,86% dibanding tahun 2008 sebesar Rp 614,872 miliar.
Pada pos beban lain-lain, perseroan juga berhasil menurunkan posisinya menjadi Rp 100,993 miliar, turun 4,94% dibanding tahun 2008 sebesar Rp 106,251 miliar.
Menurunnya beban lain-lain membuat perseroan membukukan laba sebelum pajak sebesar Rp 1,091 triliun, melonjak 114,5% dibanding tahun 2008 sebesar Rp 508,621 miliar.
Setelah dikurangi beban pajak dan hak minoritas atas laba bersih anak
perusahaan, GGRM membukukan laba bersih triwulan I-2009 sebesar Rp 780,488 miliar, melonjak 132,19% dari periode yang sama tahun 2008 sebesar Rp 336,130 miliar.
(dro/lih)











































