Inflasi dan Short Selling Pengaruhi IHSG

Inflasi dan Short Selling Pengaruhi IHSG

- detikFinance
Jumat, 01 Mei 2009 07:38 WIB
Inflasi dan Short Selling Pengaruhi IHSG
Jakarta - Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akhir pekan ini akan dipengaruhi sentimen inflasi dan transaksi short selling yang mulai kembali 'nongol' di lantai Bursa Efek Indonesia.

Pelaku pasar memprediksi IHSG pada Jumat (1/5/2009) masih punya peluang positif karena adanya optimisme inflasi April akan turun bahkan deflasi.

Sementara dibolehkannya lagi transaksi short selling pada 1 Mei ini, yang sebelumnya dilarang selama 7 bulan diprediksi akan membuat pasar lebih bergairah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

IHSG juga akan mengandalkan masuknya dana asing dan pergerakan bursa saham regional. Namun penguatan yang tajam pada Kamis kemarin (30/4/2009) bisa terganggu oleh aksi ambil untung.

Sementara indeks Nikkei Jepang naik 20,58 poin (0,23%) menjadi 8.848,84. Sedangkan Wall Street tertekan karena berita pendaftaran kebangkrutan produsen otomotif terbesar ketiga AS, Chrysler LLC membuat para investor harus menghitung lagi dampaknya pada perekonomian AS.

Pada penutupan perdagangan Kamis waktu AS (30/4/2009), indeks Dow Jones ditutup melemah tipis 17,61 poin (0,22%) ke level 8.168,12. Indeks Standard & Poor's 500 juga melemah 0,83 poin (0,09%) ke level 872,81 dan Nasdaq naik tipis 5,36 poin (0,31%) ke level 1.717,30.ย ย ย ย ย ย 

Sedangkan IHSG pada perdagangan Kamis kemarin (30/4/2009) ditutup menguat tajam hingga 78,581 poin (4,78%) ke level 1722,766.

Berikut rekomendasi saham dari perusahaan sekuritas.

Panin Sekuritas

IHSG kemarin melonjak signifikan +3% ditutup pada 1.644,185. Menguatnya indeks didukung sentimen positif dari kinerja emiten pada 1Q-09. Pengumuman kinerja korporasi pada 1Q-09 juga menjadi katalis bagi pergerakan bursa regional. Selain laporan keuangan emiten, untuk jangka pendek beberapa issue yang akan mempengaruhi pasar antara lain adalah sidang The Fed pada 30 April, pengumuman inflasi 1 Mei, berita terkait penyakit flu babi, serta perkembangan koalisi partai politik menjelang pengajuan nama capres dan cawapres. Hari ini kami perkirakan indeks akan bergerak menguat menguji kembali level 1.670. Kami juga melihat peluang untuk trading pada saham perbankan dan pertambangan. Kisaran support-resistance 1.635-1.670.
ย ย 
Optima Securities

Smart money sebesar Rp 134 miliar kembali mengalir ke bursa sehingga indeks rebound 48 poin atau 3% ke posisi 1.644 dengan nilai transaksi hampir Rp 3 triliun. Saham-saham blue chip masih menjadi incaran smart money walaupun kinerjanya turun. Saham lapis dua dan tiga ikut atraktifย  menginsyaratkan investor retail kembali lagi masuk ke bursa. Selanjutnya IHSG diperkirakan masih rally mengikuti smart money yang masih masuk ke bursa dengan kisaran 1.590-1.680. Antisipasi data inflasi bisa mendorong sektor perbankan dan properti untuk menjadi katalis penguatan. Beberapa saham pilihan yakni: BNBR, UNTR, PTBA, ISAT, danย  BBRI.ย eTrading Securities

Kemarin IHSG rally setelah laporan keuangan triwulan I-2009 di atas prediksi analis membawa sentiment positif ke pasar. Pemeberian kredit bank meningkat, BBRI 30%YoY di 1Q09 dan BMRI 31% YoY di 1Q09 sementara BCA naik 27% YoY di 1Q09. PGAS yang mengumumkan laporan hari ini telah di faktorkan kerugian kurs yang di atas prediksi sebesar Rp 2,5 triliun dengan laba yang tergerus 45% menjadi Rp 634 miliar. Hari ini kita melihat indek akan mengambil nafas setelah rally besar kemarin. Range indeks di kisaran 1.700 โ€“ 1.790 (ir/ir)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads