Pada perdagangan Rabu (13/5/2009), rupiah ditutup menguat ke level 10.287 per dolar AS, dibandingkan penutupan sebelumnya di level 10.340 per dolar AS.
Dolar AS di pasar Asia hari ini terus menghadapi tekan karena kekhawatiran diturunkannya peringkat AS. Dolar AS sempat turun ke posisi terendah dalam 2 pekan terakhir di 95,78 yen sebelum akhirnya ditutup di posisi 96,50 yen dibandingkan sebelumnya di 96,49 yen.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dolar AS mendapatkan tekanan setelah defisit perdagangan AS tercatat lebih rendah dari ekspektasi sehingga mengurangi permintaan akan dolar AS dan investor cenderung mencari aset yang lebih berisiko.
David Walker, mantan pimpinan Government Accountability Officer dalam opini di Financial Times mempertanyakan apakah AS masih layak mendapatkan peringkat kredit 'AAA'.
"Ini sedang mendiskusikan isu fundamental yang sangat penting dan negatif pada dolar AS. Sentimen sudah menuju ke arah jual dolar dan pasar memperhatikan kisah ini," ujar Osamu Takashima, analis valas dari Bank of Tokuo Mitsubishi UFJ seperti dikutip dari AFP.
(qom/qom)











































