Rupiah Belum Terbendung

Rupiah Belum Terbendung

- detikFinance
Rabu, 13 Mei 2009 17:20 WIB
Rupiah Belum Terbendung
Jakarta - Penguatan rupiah atas dolar AS belum terbendung. Dolar AS kini memang sedang menghadapi tekanan atas rival-rivalnya karena khawatir AS akan segera kehilangan peringkat kredit 'AAA'.

Pada perdagangan Rabu (13/5/2009), rupiah ditutup menguat ke level 10.287 per dolar AS, dibandingkan penutupan sebelumnya di level 10.340 per dolar AS.

Dolar AS di pasar Asia hari ini terus menghadapi tekan karena kekhawatiran diturunkannya peringkat AS. Dolar AS sempat turun ke posisi terendah dalam 2 pekan terakhir di 95,78 yen sebelum akhirnya ditutup di posisi 96,50 yen dibandingkan sebelumnya di 96,49 yen.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Terhadap mata uang lainnya, dolar AS juga melemah seperti terhadap dolar Singapura, peso Filipina, baht Thailand, dolar Taiwan dan won Korsel.

Dolar AS mendapatkan tekanan setelah defisit perdagangan AS tercatat lebih rendah dari ekspektasi sehingga mengurangi permintaan akan dolar AS dan investor cenderung mencari aset yang lebih berisiko.

David Walker, mantan pimpinan Government Accountability Officer dalam opini di Financial Times mempertanyakan apakah AS masih layak mendapatkan peringkat kredit 'AAA'.

"Ini sedang mendiskusikan isu fundamental yang sangat penting dan negatif pada dolar AS. Sentimen sudah menuju ke arah jual dolar dan pasar memperhatikan kisah ini," ujar Osamu Takashima, analis valas dari Bank of Tokuo Mitsubishi UFJ seperti dikutip dari AFP.

(qom/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads