Review IHSG: Katalisnya Tetap Bakrie

Review IHSG: Katalisnya Tetap Bakrie

- detikFinance
Senin, 18 Mei 2009 17:49 WIB
Review IHSG: Katalisnya Tetap Bakrie
Jakarta - Awal pekan ini bursa Indonesia kembali bergerak sangat volatile dengan rentang yang mencapai 92 poin (5,2%) seiring tekanan sentimen negatif pada sesi I dari penurunan mayoritas bursa Asia dan terkoreksinya harga-harga komoditas dunia.

Pada sesi ke-II kabar baik juga datang dari bursa Asia yang berhasil rebound dan ditutup menguat,di luar bursa Jepang dan Korea. Pergerakan saham grup Bakrie kembali menjadi katalis bagi volatilitas indeks hari ini. Setelah jumat lalu mengalami tekanan profit taking, pada sesi ke-II hari ini, semua saham Bakrie berhasil kembali menarik minat investor dan ditutup menguat.

Indeks hari ini ditutup menguat signifikan 52.6 poin atau tepat +3% ke level 1803.5 setelah bangkit dari level terendah di 1712.6 pada sesi I. Trading value hari ini hanya mencapai Rp5.82 triliun atau berada di bawah rata-rata trading value pekan lalu yang mencapai sekitar Rp7.8 triliun.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Meski demikian, investor asing membukukan net-sell hari ini yang mencapai sekitar Rp300 miliar dan mendominasi sekitar 32% trading value hari ini, berbeda dengan kontribusi pekan lalu yang hanya sekitar 20%.

Saham-saham grup Bakrie berhasil kembali bangkit setelah mengalami tekanan pada sesi-I hari ini. Dengan dipimpin oleh BUMI yang berhasil rebound dari titik terendahnya di level 1600, yang akhirnya ditutup naik 180 poin (10%) ke level 1970. Saham grup Bakrie lainnya antara lain DEWA +31%, ENRG +10.9%, ELTY +15.2%, UNSP 7.1%, BTEL +13.2% dan BNBR +8.3%. Saham lainnya di luar grup Bakrie antara lain PGAS +7.1%, INDF +8.9% dan BBRI +6.2%.

Sementara beberapa saham yang tidak mampu bangkit dari teritori negatif antara lain ASII -1%, BMRI -2.8% dan BNGA -2.7%.

Indeks diperkirakan masih akan melanjutkan momentum penguatannya pada perdagangan esok seiring secara teknikal indeks sedang keluar dari area jenuh jualnya akibat koreksi tajam pada pekan kemarin. Rentang indeks untuk perdagangan besok berada di kisaran 1770 - 1850.
(etr/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads