Sebelumnya Kementerian Negara Badan Usaha Milik Negara (BUMN) berencana menarik setoran dividen sebesar 10 persen dari perolehan laba bersih tahun buku 2008 BNI.
"Dividen yang kita ajukan di atas 5% tapi di bawah 20%," kata Dirut BNI Gatot M Soewondo di Wisma BNI, Jakarta, Selasa (19/5/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mengenai kemungkinan menggelar rights issue, Gatot mengatakan hal itu sangat bergantung pada pemerintah sebagai pemegang saham mayoritas.
"Opsi rights issue bisa saja dilakukan untuk mendanai kredit tapi itu kan semua tergantung pemerintah, kalau rights issue mau tidak mau saham pemerintah terdilusi," ujar Gatot
Namun menurut Gatot kemungkinan rights issue sangat kecil dilakukan mengingat pemerintah tentunya tidak mau jumlah sahamnya terdilusi. Oleh karena itu Gatot mengatakan, untuk mendanai kredit 2009 salah satunya dengan cara menurunkan porsi dividen
"Tapi nantainya kita tunggu RUPS deh," katanya.
BNI mencatat laba bersih tahun 2008 sebesar Rp 1,222 triliun.
(ir/lih)











































