Penurunan tajam bursa Wall Street pada perdagangan sebelumnya ternyata tidak berimbas cukup besar di bursa regional. Pada perdagangan Jumat (22/5/2009), pelemahan yang tajam masih bisa dihindari. Catatan bursa regional di sesi pagi, Tokyo hanya turun 0,08%, Hong Kong dibuka menguat 0,18%.
Sementara IHSG di Bursa Efek Indonesia menutup sesi I dengan penurunan hingga 23,958 poin (1,27%) ke level 1861,764. Indeks LQ 45 juga melemah 5,029 poin (1,37%) ke level 362,744. Nilai tukar tercatat stabil di 10.236 per dolar AS, setelah sempat menguat ke 10.195 per dolar AS.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nilai transaksi yang besar itu sehubungan dengan crossing saham PT Bank Ekonomi Rahardja Tbk (BAEK) senilai Rp 6,293 triliun oleh The Hong Kong and Shanghai Banking Corporation Limited (HSBC) . Harga akuisisi berubah menjadi Rp 2.652 per saham dari semula Rp 2.452 per saham. Berdasarkan data transaksi Bursa Efek Indonesia (BEI), crossing saham dilakukan melalui broker PT Ekokapital Sekuritas (ES) mulai pukul 09.33 JATS hingga 09.35 JATS sebanyak 6 kali transaksi.
Saham-saham yang turun harganya di top loser antara lain Bumi Resources (BUMI) turun Rp 50 menjadi Rp 2.000, Truba Alam (TRUB) turun Rp 10 menjadi Rp 163, PGN (PGAS) turun Rp 50 menjadi Rp 2.750, Aneka Tambang (ANTM) turun Rp 20 menjadi Rp 1860, Bank Mandiri (BMRI) turun Rp 100 menjadi Rp 2725, Astra International (ASII) turun Rp 100 menjadi Rp 19.900.
Sedangkan saham-saham yang masih naik harganya di top gainer antara lain PT Tambang Batubara Bukit Asam (PTBA) naik Rp 50 menjadi Rp 10.850, Ciputra Property (CTRP) naik Rp 10 menjadi Rp 335, Sentul City (BKSL) naik Rp 8 menjadi Rp 91, INTP naik Rp 400 menjadi Rp 6700.
(qom/lih)











































