Rupiah masih berkilau karena arus ke investasi pasar modal seperti SUN dan saham belum surut. Sementara kenaikan IHSG mulai pelan karena investor sedang beralih ke surat utang yang harganya sedang naik. Kenaikan IHSG lebih banyak dimotori saham lapis dua.
Pada penutupan perdagangan saham sesi siang, Selasa (26/5/2009) IHSG naik tipis 2,354 poin (0,12%) menjadi 1.893,325. Sedangkan rupiah pada perdagangan valas pukul 12.00 WIB menguat 81 poin ke posisi 10.159 per dolar AS.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saham-saham yang naik harganya antara lain, Kawasan Industri Jababeka (KIJA) naik Rp 5 menjadi Rp 106, Aneka Tambang (ANTM) naik Rp 10 menjadi Rp 1.970, Lippo Karawaci (LPKR) naik Rp 10 menjadi Rp 800, Bank Negara Indonesia (BBNI) naik Rp 20 menjadi Rp 1.650 dan Bank Danamon (BDMN) naik Rp 50 menjadi Rp 3.700.
Sementara bursa saham Asia pada sesi siang ini kebanyakan melemah seperti KOSPI turun 1,28%, Nikkei turun 0,48%, Shanghai turun 0,12%, STI Singapura turun 0,15%, Taiwan turun 0,65%. Â
(ir/qom)











































