Persetujuan tersebut diputuskan dalam RUSLB Petrosea yang berlangsung di Grand Kemang Ballroom Magzi, Jakarta, Rabu (27/5/2009). Dengan persetujuan ini, Petrosea akan memasuki babak baru yang terbentuk dari aliansi strategis dengan Indika.
"Petrosea berada dalam posisi yang semakin kokoh untuk merealisasikan target pertumbuhannya serta menciptakan imbal hasil yang memuaskan atas modal," kata Corporate Secretary Petrosea Matthew Robson dalam siaran pers, Rabu (27/5/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
INDY telah melakukan akuisisi terhadap PTRO pada 26 Februari 2009. Pendanaan akuisisi tersebut sepenuhnya dibiayai dari kas internal perusahaan.
PTRO baru-baru ini juga mendapat kontrak pertambangan besar dengan nilai lebih dari US$ 500 juta yakni kontrak selama 5 tahun dengan Gunung Bayan Pramacoal.
Sedangkan kontrak lainnya adalah kontrak pertambangan 5 tahun dengan PT Santan Batubara yang merupakan proyek kerjasama dengan PT Harum Energy di Samarinda Kalimantan Timur.
Petrosea di tahun 2008 mencatat pendapatan usaha US$ 206 juta yang naik 63,4% dari tahun 2007 yang sebesar US$ 126 juta.
(ir/qom)











































