Dividen tersebut diputuskan dalam rapat umum pemegang saham (RUPS) tahunan di Mercantile Club, Jakarta, Rabu (27/5/2009).
Per 31 Desember 2008 struktur permodalan perseroan mencapai Rp 867 miliar dan debt to equity ration sebesar 0,98 kali.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Karena krisis ekonomi sejak akhir tahun 2008 dan tekanan peningkatan pembiayaan sehingga laba bersih perseroan turun jadi Rp 51 miliar, atau lebih rendah dari sebelumnya," kata Direktur Utama Buana Finance Eko S. Budianto dalam public expose di Jakarta, Rabu (27/5/2009).
Turunya laba bersih itu disebabkan karena perseroan secara tuntas telah melunasi pinjaman restrukturisasi dengan total nilainya mencapai US$ 43,25 juta pada bulan Desember 2008.
"Tujuannya untuk tetap menjaga reputasi dan kepercayaaan," jelasnya.
Sepanjang tahun 2008, perseroan telah menambah 4 kantor cabang baru diantaranya di Denpasar, Samarinda, Serpong dan Bekasi.
Buana Finance merupakan perusahan yang bergerak dibidang pembiayaan atau leasing dan pembiayaan konsumen kendaraan penumpang roda empat.
"Bisnis kita hampir 70% berada di luar Jawa," ucapnya.
(hen/ir)











































