Menurut Direktur Utama ENRG Imam P Agustino, dana tersebut akan diambil dari gabungan kas internal dan fasilitas pinjaman yang didapat dari mitra strategis bernama Mitsubishi Japex.
Namun sayang, ia enggan menyebutkan komposisi antara dana internal dan eksternalnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia mengatakan, pengembangan usaha yang akan dilakukan perseroan antara lain dengan cara mengakuisisi blok yang sekiranya cocok dengan bisnis inti emiten berkode ENRG tersebut.
"Akuisisi terus kita lakukan. Kita cari blok yang fit ke portfolio, baik di dalam dan luar negeri," ujarnya.
Menurutnya, cara lain yang bisa dilakukan perseroan dalam melakukan akuisisi adalah dengan menjalin kerjasama dengan mitra strategis.
Ia juga mengatakan, saat ini perseroan sedang melakukan finalisasi harga jual gas dengan PT Energy CNG terkait dengan ditemukannya sumber gas baru di Blok Gelam, Jambi.
Pada RUPS hari ini juga disetujui perombakan direksi perseroan. Jajaran direksi yang baru antara lain:
- Direktur Utama Imam P Agustino
- Direktur Didit A Ratam
- Direktur Amir Balfos
Jajaran direksi sebelumnya:
- Direktur Utama Christian V Ponto
- Direktur Imam P Agustino
- Direktur Yuli Soedaryo
Direksi perseroan yang baru saja diangkat saat ini menargetkan pertumbuhan produksi sebanyak 20 persen dari total produksi tahun lalu. Mengenai target pendapatan, jajaran direksi perseroan masih melakukan penghitungan terkait dengan harga minyak dunia yang masih fluktuatif.
"Proyeksi kita bisa dapat profit tahun ini, tapi jumlahnya masih dalam penilaian. Blok Kangyan kan sudah mulai produksi, jadi kita harapkan bisa menyumbang profit," imbuhnya. (ang/lih)











































