Seperti diketahui, IHSG pada penutupan Selasa (9/6/2009) ditutup menguat hingga 6,647 poin (1,76%) menjadi 2.093,294 di tengah bursa-bursa lain yang bergerak terbatas. Posisi tersebut membuat IHSG mencapai posisi terbaik.
Namun penguatan IHSG diprediksi akan melambat pada perdagangan Rabu (10/6/2009) ini mengingat sebagian besar saham sudah mengalami posisi jenuh beli. Investor akan mencermati gerak rupiah terhadap dolar AS dan juga harga minyak mentah yang kini terus melambung.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lonjakan harga minyak itu direspons positif oleh bursa regional. Indeks Nikkei-225 di Bursa Tokyo dibuka langsung menguat 33,35 poin (0,34%) ke level 9.820,17. Berikut rekomendasi saham untuk hari ini:
Optima Securities:
Indeks masih terus rally mendekati level psikologis 2.100 setelah sebelumnya gagal menembus level tersebut. Saham ASII menjadi katalis penguatan IHSG ditengah bursa regional yang melemah. Menguatnya harga minyak dan apresiasi rupiah membuat investor percaya diri untuk tetap di pasar. Walaupun sudah overbought, IHSG akan menguji level psikologis baru 2.100 dengan kisaran 2.060-2.120. Beberapa saham pilihan: DEWA, ELSA, ASII, dan BYAN.
Panin Sekuritas:
Ditengah melemahnya sebagian besar bursa regional Asia, IHSG terlihat bergerak menguat mendekati level 2.100. IHSG tercatat mengalami kenaikan sebesar +1,76% ditutup pada 2.093,294. Kuatnya fundamental perekonomian Indonesia ditengah krisis global menjadi alasan IHSG sebagai salah satu bursa dengan kinerja terbaik di dunia saat ini. Hari ini kami perkirakan IHSG akan bergerak mixed dengan kisaran support-resistance 2.070-2.110. Dapat diperhatikan peluang trading pada saham berbasis komoditas, second liner perbankan, dan properti.
(qom/qom)










































