Dolar AS Sedikit Membaik

Dolar AS Sedikit Membaik

- detikFinance
Kamis, 11 Jun 2009 07:50 WIB
Dolar AS Sedikit Membaik
Jakarta - Dolar AS mulai membaik posisinya berkat melebarnya defisit perdagangan AS yang membuat investor kembali ke mata uang dengan posisi yang lebih aman. Investor mulai meninggalkan lagi mata uang yang berisiko namun berimbal hasil tinggi.

Pada perdagangan Rabu (10/6/2009), euro yang merupakan mata uang yang lebih berisiko akhirnya melemah ke 1,3978 dolar, dibandingkan sebelumnya di level 1,4063 dolar. Dolar AS juga tercatat menguat atas yen ke posisi 98,12 yen dibandingkan sebelumnya di posisi 97,41 yen.

Dolar AS selama ini sering menjadi tempat berlindung paling aman ditengah guncangan krisis global. Namun seiring membaiknya perekonomian global, investor mulai berani memburu mata uang yang lebih berisiko dengan imbal hasil tinggi. Faktor inilah yang sebelumnya menyebabkan dolar AS melemah tajam pada awal pekan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun data terakhir yang dirilis pemerintah AS terkait defisit perdagangan yang terus melebar selama April membuat investor kembali berhitung. Defisit perdagangan AS kembali naik dari US$ 28,5 miliar pada Maret menjadi US$ 29,2 miliar pada April

"Penurunan yang luar biasa dari nilai absolut defisit perdagangan seharusnya positif terhadap dolar AS karena mengurangi beberapa kekhawatiran neraca berjalan akibat besarnya defisit fiskal," ujar Boris Schlossberg, direktur Global Forex Trading seperti dikutip dari AFP.

Sementara nilai tukar rupiah diprediksi masih bergerak stabil di tengah penguatan dolar AS. Kemarin rupiah sempat menembus lagi level 9.996 per dolar AS.

Pada perdagangan Kamis (11/6/2009), rupiah dibuka di level 10.005 per dolar AS, dibandingkan penutupan sebelumnya di level 10.030 per dolar AS. Potensi penguatan rupiah masih terbuka lebar mengingat investor asing kini terus masuk ke emerging market termasuk Indonesia.
(qom/qom)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads