Saham Bank Bikin Dow Jones Minus

Saham Bank Bikin Dow Jones Minus

- detikFinance
Kamis, 18 Jun 2009 06:52 WIB
New York - Lebih dari selusin bank di AS menghadapi penurunan peringkat oleh Standard & Poor's. Saham-saham bank pun berjatuhan dan menyeret indeks Dow Jones ke teritori negatif.

Namun indeks teknologi, Nasdaq masih ditutup di teritori positif berkat komentar positif dari para pialang atas Qualcom.

Pada perdagangan Rabu (17/6/2009), indeks Dow Jones industrial average (DJIA) ditutup melemah 7,40 poin (0,09%) ke level 8.497,18. Indeks Standard & Poor's 500 juga turun 1,26 poin (0,14%) ke level 910,71 dan Nasdaq menguat 11,88 poin (0,66%) ke level 1.808,06.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain tertekan penurunan rating oleh S&P, saham-saham perbankan juga tertekan dengan ketidakpastian rencana pemerintah untuk memperpanjang program reformasi industri perbankan.

Para analis menyatakan bahwa mereka tidak terkejut dengan rencana presiden Obama untuk memperbarui aturan-aturan finansial. Namun ketidakpastian tentang dampak aturan baru terhadap sistem finansial dan perekonomian secara keseluruhan masih membayangi.

"Realitasnya adalah pemerintah akan menciptakan biaya lagi untuk industri finansial dan ada istilah ketidakpastian dari apa yang seharusnya dibayar," ujar Rick Campagna, manajer portofolio dari Provident Investment Council seperti dikutip dari Reuters, Kamis (18/6/2009).

Saham finansial yang turun antara lain JPMorgan Chase turun 2,3%, Wells Fargo turun 5,37%, US Bancorp turun 0,50%, BB&T turun 2,92.

Perdagangan masih sangat tipis, di New York Stock Exchange mencapai 1,32 miliar, dibawah rata-rata tahun lalu yang sebanyak 1,49 miliar. Sementara di Nasdaq, transaksi mencapai 2,55 miliar, di atas rata-rata tahun lalu sebanyak 2,28 miliar.

Harga Minyak Masih di Atas US$ 70

Sementara harga minyak mentah dunia kemarin kembali rebound, didorong oleh sentimen penurunan cadangan minyak AS.

Kontrak utama minyak light pengiriman Juli naik 56 sen menjadi US$ 71,03 per barel. Sementara minyak Brent pengiriman Agustus naik 61 sen menjadi US$ 70,85 per barel.

Data pemerintah AS menunjukkan cadangan minyak mentah turun secara mengejutkan hingga 3,9 juta barel.
(qom/qom)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads