Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) membuka kesempatan kerja untuk posisi verifikator lapangan dan analis dalam Program Pengawal Energi. Setidaknya dibutuhkan 108 orang untuk mengisi posisi tersebut.
Melansir akun Instagram @kesdm, Minggu (25/10/2026), Program Pengawal Energi telah diluncurkan oleh Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Yuliot. Program tersebut merupakan program perjanjian kerja jasa perorangan dan hasil kolaborasi ESDM, BPH Migas, dan Politeknik Energi dan Mineral (PEM) Akamigas.
Adapun posisi yang sedang dicari terdiri dari 100 orang untuk mengisi verifikator lapangan dan 8 orang untuk analis. Pendaftarannya dibuka mulai 23 Oktober hingga 1 November 2026.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Benefit yang ditawarkan meliputi insentif honor per bulan, dukungan mobilitas ke titik penugasan dan operasional lapangan (mencakup transportasi, akomodasi, dan komunikasi), BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan, perlengkapan pendukung penugasan, sertifikat pelatihan dan kompetensi pendistribusian BBM non penerbangan dari Kementerian ESDM.
Lebih rinci, honor yang ditawarkan berbeda bagi setiap posisi. Untuk posisi verifikator lapangan akan mendapatkan honor Rp 6,5 juta per bulan. Sementara untuk analis sebesar Rp 5,7 juta per bulan.
Adapun jangka waktu penugasan berlangsung selama satu tahun, mulai Desember 2026 hingga Desember 2027. Berikut persyaratannya:
• WNI (laki-laki atau perempuan)
• Lulusan S1/D4 dengan IPK minimal 2,75
• Berkelakuan baik (ber-SKCK)
• Siap ditempatkan di luar Pulau Jawa
• Siap mengikuti pembekalan, sertifikasi, dan menandatangani kontrak penugasan.
Info lengkap dan pendaftaran di akamigas.ac.id/pengawalenergi
(acd/acd)
