Pada perdagangan Rabu (24/6/2009), rupiah ditutup di level 10.385 per dolar AS, dibandingkan penutupan sebelumnya di level 10.485 per dolar AS.
Sementara dolar AS di pasar Asia bergerak variatif menjelang pertemuan Bank Sentral AS (Federal Reserve/The Fed). Semua mata pelaku pasar kini sedang menanti hasil pertemuan yang akan dirilis Kamis dini hari waktu Indonesia itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut kepala analis Societe Generala di Tokyo, Yuji Saito, perdagangan berjalan sangat hati-hati menunggu pernyataan dari The Fed. Meskipun diyakini The Fed akan mempertahankan kebijakan suku bunga mendekati nol persen.
"Fokusnya kini adalah apakah The Fed akan mulai memikirkan strategi kelyar dari stimulus moneter besar-besarannya," ujar Saito seperti dikutip dari AFP.
(qom/qom)










































