"Untuk divisi kontraktor kami sedang menjajaki proyek dari Chevron, Total dan VICO senilai Rp 200 miliar," ujar Direktur Utama PKPK, Soerjadi usai RUPS Tahunan di gedung Bursa Efek Indonesia, SCBD, Jakarta, Kamis (25/6/2009).
Soerjadi mengatakan, perseroan bakal menggarap konstruksi mekanikal tiga perusahaan asing tersebut. Melalui kontrak tersebut, perseroan menargetkan pendapatan dari divisi konstruksi sebesar Rp 139 miliar di 2009.
Secara keseluruhan, perseroan tahun ini membidik perdapatan sebesar Rp 553 miliar, naik 21,27% dari tahun 2008 sebesar Rp 456 miliar. Untuk laba bersih perseroan membidik Rp 44 miliar, naik 37,5 dari tahun 2008 sebesar Rp 32 miliar.
Tahun 2010, perseroan mengincar pendapatan sebesar Rp 940 miliar, naik tajam 70% dari tahun 2009 sebesar Rp 553 miliar. Laba 2010 juga diproyeksikan naik 70,45% menjadi Rp 75 miliar dari sebelumnya Rp 44 miliar.
"Target kami di 2010 memang tumbuh tinggi karena kami prediksi permintaan dan harga batubara di 2010 sudah kembali tinggi," ujarnya.
(dro/dnl)










































