Wall Street Didorong si 'Energi'

Wall Street Didorong si 'Energi'

- detikFinance
Selasa, 30 Jun 2009 07:02 WIB
Wall Street Didorong si Energi
New York - Saham-saham di Wall Street kembali menguat berkat dorongan saham sektor energi, setelah harga minyak mentah dunia melonjak hingga US$ 71 per barel. Para fund manager juga mulai mengantisipasi hadirnya laporan keuangan kuartal II.

Pada perdagangan Senin (29/6/2009), indeks Dow Jones industrial average (DJIA) ditutup naik 90.99 poin (1,08%) ke level 8.529,38. Indeks Standard % Poor's 500 juga naik 8,33 poin (0,91%) ke level 927,23 dan Nasdaq naik 5,84 poin (0,32%) ke level 1.844,06.

Saham-saham energi berada di jajaran top gainer setelah harga minyak melonjak. Saham Exxon menjadi motor penggerak Dow Jones setelah mencetak kenaikan 2,2%.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Para fund manager juga mulai mengoleksi portofolio yang bagus menjelang selesainya kuartal II atau dikenal sebagai ritual 'window dressing'.

"Saham-saham menguat dipimpin oleh lonjakan harga saham sektor energi setelah harga minyak bergerak naik akibat masalah geopolitik dan juga dibantu oleh optimisme perekonomian di Eropa dengan keluarnya laporan kepercayaan ekonomi," ujar analis dari Charles Schwab & Co seperti dikutip dari AFP, Selasa (30/6/2009).

Perdagangan berjalan sangat lambat, dengan transaksi di New York Stock Exchange hanya 1,06 miliar, jauh di bawah rata-rata tahun lalu yang sebanyak 1,49 miliar. Sementara di Nasdaq, transaksi mencapai 2,04 miliar, di bawah rata-rata tahun lalu yang sebanyak 2,28 miliar.

Harga Minyak Melonjak

Harga minyak mentah dunia kembali melonjak akibat memanasnya suhu geopolitik di Nigeria dan laporan China akan mempercepat kenaikan cadangan minyak mentahnya.

Kontrak utama minyak light pengiriman Agustus melonjak 2,33 dolar menjadi US$ 71,49 per barel. Sementara minyak Brent pengiriman Agustus naik 2,07 dolar menjadi US$ 70,99 per barel.
(qom/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads