Pada perdagangan Kamis (2/7/2009), rupiah dibuka pada level 10.140 per dolar AS, dibandingkan penutupan sebelumnya di level 10.205 per dolar AS.
Investor kini akan menantikan hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia(BI) pada Jumat besok yang akan memutuskan arah BI Rate. Namun BI diprediksi akan menurunkan BI Rate sebesar 25 basis poin di tengah inflasi yang semakin surut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dolar AS tertekan oleh positifnya data manufaktur AS, Eropa dan Asia yang memberikan harapan akan segera pulihnya ekonomi,
"Seperti yang telah kita katakan untuk sementara waktu, pertumbuhan ekonomi global akan mendatangkan biaya untuk dolar AS," ujar Jon Gencher dari BMO Capital Markets seperti dikutip dari AFP.
(qom/qom)











































