Hal ini disampaikan oleh Deputi Gubernur Senior BI Miranda S. Goeltom dalam jumpa pers usai Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI di Gedung Bank Indonesia, Jalan Thamrin, Jakarta, Jumat (03/07/2009).
"Pelaksanaan pemilu yang berjalan lancar dan sentimen positif ekonomi global meningkatkan arus dana asing ke pasar domestik," ujarnya.
Miranda mengatakan arus modal yang tetap positif, bersamaan dengan membaiknya ekspor berkontribusi positif pada kinerja neraca pembayaran Indonesia (NPI).Β "Pada akhir Juni 2009, jumlah cadangan devisa mencapai US$ 57,6 miliar dan akan cukup untuk membiayai 5,6 bulan impor dan pembayaran utang pemerintah," jelasnya.
Selain itu, lanjut Miranda, pemilu akan memberikan dampak positif ke peningkatan konsumsi. "Apakah dia satu atau dua putaran. Untuk satu putaran saja sudah akan terlihat," jelasnya.
Meski begitu Miranda mengatakan sebagai otoritas yang mengendalikan ekonomi, BI melihat harapan perbaikan ekonomi seharusnya tidak ditumpukan pada sesuatu yang temporer seperti pemilu.
(dru/dnl)











































