IHSG Terjungkal 41 Poin

Sesi Siang

IHSG Terjungkal 41 Poin

- detikFinance
Senin, 13 Jul 2009 12:12 WIB
IHSG Terjungkal 41 Poin
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak makin limbung. Mengawali perdagangan awal pekan ini, IHSG justru kembali terpangkas hingga 40 poin lebih, sementara rupiah masih tenang.

Lesunya pergerakan IHSG ini sejalan dengan bursa-bursa regional lainnya. Indeks Hang Seng menutup sesi I dengan kemerosotan hingga 364,71 poin (2,06%) ke level 17.343,71, indeks Nikkei-225 juga merosot 94,44 poin (1,02%) ke level 9.192,84.

Sementara IHSG terus terpuruk sejak awal perdagangan, dengan level terendah yang pernah dicapai adalah di 2.017,384. Kemerosotan IHSG terutama dimotori oleh saham PT Astra International Tbk (ASII) yang pada sesi I ini menjadi bintang setelah mencatat penurunan Rp 100 menjadi Rp 24.950.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

IHSG pada sesi I perdagangan Senin (13/7/2009) ditutup merosot hingga 41,736 poin (2,02%) ke level 2.021,358, indeks LQ 45 juga merosot 8,254 poin (2,06%) ke level 393,376. Sementara rupiah tercatat stabil di 10.180 per dolar AS.

"Sepinya sentimen positif baik dari bursa saham global maupun bursa komoditi tampaknya akan medorong IHSG bergerak terbatas hari ini," demikian analisis dari Sucorinvest.

Perdagangan di seluruh pasar mencatat frekuensi transaksi 37.145 kali pada volume 1.745 juta lembar saham senilai Rp 1,398 triliun. Sebanyak 16 saham naik, 162 saham turun dan 31 saham stagnan.

Saham-saham yang turun harganya di top gainer antara lain PT Tambang Batubara Bukit Asam (PTBA) turun Rp 600 menjadi Rp 10.700, BRI (BBRI) turun Rp 250 menjadi Rp 6.550, International Nickel (INCO) turun Rp 200 menjadi Rp 3.600, PGN (PGAS) turun Rp 125 menjadi Rp 3.325, Timah (TINS) turun Rp 100 menjadi Rp 1.770, Bank Mandiri (BMRI) turun Rp 100 menjadi RP 3.200, Bumi Resources (BUMI) turun Rp 50 menjadi Rp 1.750.

Sedangkan saham-saham yang masih mampu mencetak kenaikan harga antara lain Semen Gresik (SMGR) naik Rp 50 menjadi Rp 5.200, Mobile-8 Telecom (FREN) naik Rp 3 menjadi RP 57, Ekadharma International (EKAD) naik Rp 2 menjadi Rp 181, Indocement Tunggal Prakarsa (INTP) naik Rp 100 menjadi Rp 7550, Petrosea (PTRO) naik Rp 250 menjadi Rp 10.050
(qom/lih)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads