Meskipun lingkup investasi yang tidak pasti dana yang mengalir ke Global dan Emerging Markets Bond Funds mencatat record tertinggi sejak minggu ke lima 2002 menjadi USD1 billion atau inflow ke 17 kali dari 19 minggu terakhir.
Dow Jones: Ben S. Bernanke mengatakan tanda kestabilan ekonomi mulai terlihat mengakibatkan saham US naik dan memperpanjang rally Dow Jones,treasury naik dan dolar menguat. Caterpillar Inc. melonjak 7.7% setelah melaporkan pendapatannya yang tiga kali lebih besar dari perkiraan, Merck & Co. naik 6.1% namun saham keuangan turun diantara kenaikan pasar setelah CIT Group Inc. mengatakan kemungkinannya untuk melaporkan kebangkrutan bila debt-swap gagal, Regions Financial Corp. dan Zions Bancorporation mencatat kerugian pada kuartal ini. Indeks S&P 500 naik 0.4% menjadi 954.58, Dow Jones naik 0.8% menjadi 8.915,94. Crude Oil untuk pengiriman Agustus naik 1.2% menjadi $64.72/barel.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Commodity: Harga minyak dan bahan bakar meningkat dalam enam hari, penguatan terpanjang sejak Januari, seiring pendapatan Caterpillar Inc. yang membaik sehingga menandakan resesi akan segera berakhir di AS. Harga minyak untuk pengiriman bulan Agustur (+1.2%) jadi $64.72/barrel pada 2:51 p.m. di Nymex, penguatan tertinggi sejak 2 Juli. Harga minyak naik 45% tahun ini dan turun 56% dari pencatatan harga yang menyentuh level $147.27 pada 11 Juli 2008. Kontrak bulan Agustus berakhir kemarin, dan harga minyak untuk pengiriman bulan September (+0.5%) pada $65.61/barrel. Gold (+0.1%) $947.8/oz, Nickel (-3.3%) $15.875/ton, Tin (+2%) $13.825/ton, CPO (-0.9%) 2.155 RMY.
Economic & Industrial news
Property: Pasar Kondominium Masih Rentan Krisis
Menurut laporan Cushman&Wakefield, selama 2Q09, tingkat penjualan kondominium dan apartemen di Jakarta turun 0.3% QoQ dan menyisakan 4.500 unit yang belum terjual. Sementara tingkat penjualan pre-sales juga turun 0.3% QoQ, menandakan lemahnya kondisi pasar. Rendahnya penjualan disebabkan pengembang masih menunda dan menjadwal ulang pembangunan proyek dengan masih menunggu penurunan bunga bank lebih lanjut.
Economic: Tidak Ada Pelarian Dana Asing Pasca Bom
BI menyatakan tidak ada pelarian dana asing pasca bom. Per 17 Juli, posisi dana SBI mencapai Rp235 tn atau naik Rp58.2 tn (+24% sejak awal tahun). Peningkatan dana SBI disebabkan oleh masuknya aliran dana asing dan likuiditas perbankan yang belum tersalurkan dalam bentuk kredit.
CPO: 2010, El Nino Akan Pangkan Produksi 20%
Musim kemarau tahun depan yang digabung dengan El Nino akan mengancam produksi agrikultur Indonesia, termasuk CPO, yang produksinya akan diturunkan sebanyak 20% oleh El Nino. Namin, menurut ministry of agriculture's director general in charge of plantations, Achmad Manggabarani, menegaskan dampak pada produksi CPO tidak akan sekuat dampaknya pada produk agrikulturan lainnya.
Corporate news
BUMI: Group Bakrie Terancam Batal beli Newmont
Grup bakrie melalui anak usahanya PT Multicapital, terancam batal menjadi mitra tiga pemerintah daerah di NTB untuk membeli 10% saham Newmont senilai US$ 391 juta atau sektar Rp 3,94 triliun.
UNTR: Penjualan Alat Berat 1H09 Turun 43%
UNTR mencatat penurunan penjualan alat berat 1H09 sebesar 43,86% dari 2.492 unit menjadi 1.399 unit. Hal ini terjadi seiring turunnya permintaan alat-alat berat untuk semua sektor usaha. meskipun begitu, UNTR masih memimpin pasar alat berat nasional dengan kapitalisasi mencapai 51,4%.
SMCB: Presdir Baru Eamon Ginley
Management Holcim menunjuk Eamon Ginley sebagai president direktur baru menggantikan almarhum Timothy D Mackay yang tewas di insiden Bom JW Marriot dan Riz Calton akhir-akhir ini (JakartaPost/dd) Comment: Eamon Ginley adalah ex direktur Manugaktur SMCB sejak 2004 dan bergabung di SMCB sejak 2001. Sebelumnya Eamon Ginley pernah bekerja sebagai Manager Manufaktur di Gladstone Cement Plant anak perusahaan Queensland Cement Ltd.
UNSP: Butuh Pinjaman US$ 110 Juta
UNSP membutuhkan pinjaman bank senilai US$ 110 juta (Rp 1,1 triliun) untuk membiayai penanaman kelapa sawit seluas 36 ribu ha di Riau dan Kalimantan Tengah. Sementara itu, UNSP melalui anak usahanya PT Bakrie Sentosa Persada (BSP) membutuhkan total investasi senilai US$ 226 juta untuk membiayai penanaman sawit seluas 50 ribu ha di Riau dan Kalteng hingga 2011. Di BSP, UNSP memiliki 31% dan sisanya 69% saham dikuasai provate equity.
DAVO: Digugat pailit Pemegang Obligasi
DAVO digugat pailit oleh Java Investment Advisory Group Incorporated dan Precise Circle Limited karena default bunga obligasi senilai US$ 13,09 juta. Bunga obligasi tersebut merupakan bagian dari total utang pokok obligasi persero berupa guaranteed senior secured notes senilai US$ 238 juta yang jatuh tempo pada 8 Mei 2011. DAVO akan menghadapi sidang pada 23 Juli 2009.
FREN: Empat Perusahaan Berebut Beli FREN
Sebanyak empat perusahaan berebut membeli 19% saham FREN. FREN berencana menjual seluruh kepemilikan Global Mediacom di FREN tersebut terkait rencananya untuk fokus pada investasi di sektor media. Hingga saat ini FREN masih membicarakan detail divestasi tersebut dengan seluruh pihak.
ELSA: Saham Masih Tergadai
Saham ELSA sebanyak 37,15% atau senilai 2,71 miliar yang akan dibeli konsorsium Saratoga Capital dan Northstar Pasific Partners Ltd dari PT Tri Daya Esta (TDE) masih berstatus gadai. Proses transaksi masih harus menunggu hingga masa gadai selesai. Tri Daya Esta menggadaikan saham untuk melunasi kewajibannya ke PT Danareksa.
ADHI: Omzet Capai Rp 3 Triliun
Selama 1H09, pendapatan ADHI diprediksikan mencapai Rp 3 triliun, naik hingga 56,25% dibanding periode di tahun sebelumnya yaitu Rp 1,92 triliun. Pendapatan tersebut juga lebih tinggi dari yang ditargetkan yakni Rp 2,25 triliun. Pendapatan tersebut diperoleh dikarenakan pengerjaan proyek-proyek yang dipercepat sehingga ADHI dapat menggarap proyek lainnya. (Bisnis/uth)
ASRI: Tambah Dividen
ASRI naikkan jumlah dividen dari Rp 2,16 miliar menjadi Rp 2,21 miliar. Peningkatan tersebut dikarenakan adanya penambahan jumlah saham publik sebanyak 64, 52 juta unit. Namun, meski total dividen yang dibagikan meningkat, nilai dividen per saha tetap yakni Rp 0,69.
Market Flash
EPFR: Japan Equity dan Energy Sector Funds masih mencatat inflow
News Highlight
Economic & Industrial News
Property: Pasar Kondominium Masih Rentan Krisis
Economic: Tidak Ada Pelarian Dana Asing Pasca Bom
CPO: 2010, El Nino Akan Pangkan Produksi 20%
Corporate News
BUMI: Group Bakrie Terancam Batal beli Newmont
UNTR: Penjualan Alat Berat 1H09 Turun 43%
SMCB: Presdir Baru Eamon Ginley
UNSP: Butuh Pinjaman US$ 110 Juta
DAVO: Digugat pailit Pemegang Obligasi
FREN: Empat Perusahaan Berebut Beli FREN
ELSA: Saham Masih Tergadai
ADHI: Omzet Capai Rp 3 Triliun
ASRI: Tambah Dividen
Rumours
Kabar ekspansi TRUB ke Timur Tengah akan dijadikan momentum untuk memborong TRUB. Harga TRUB bakal terkerek ke level Rp 200-250 dalam jangka pendek. Selainitu, isu mengenai keberhasilan TRUB meraih proyek PLN menjadi Rp 20 triliun untuk lima tahun juga menjadi pemicu kenaikan harga TRUB.
Harga saham ELTY berpotensi menuju Rp 400 dalam jangka pendek, seiring adanya kabar mengenai serah terima Bogor Nirwana dan pengoperasian Bogor Ring Road (BRR). Selain itu, beroperasinya jalan tol Kanci-Pejagan milik persero juga berdampak positif terhadap kinerja tahun ini.
Corporate Action
Cum Dividen Clipan Finance (CFIN) sebesar Rp5/saham, Ex-Dividen (23/7)
Cum Dividen FKS Multi Agro (FISH) sebesar Rp5/saham, Ex-Dividen (23/7)
Technical Picks
LSIP (Rp 6500) – Sell on strength
ANTM (Rp 2025) – BUY
AALI (Rp 18.450) – Sell on strength
TINS (Rp 1040) – Sell on strength
(etr/lih)











































