Pada perdagangan Kamis (23/7/2009), IHSG diprediksi akan bergerak fluktuatif dengan kecenderungan melemah. IHSG akan bergerak mengikuti pergerakan kemarin, dimana IHSG sempat naik turun sebelum akhirnya ditutup melemah 20 poin.
Koreksi IHSG memang sudah waktunya mengingat IHSG sebelumnya sudah mengalami kenaikan tajam meski ada sentimen negatif ledakan bom di hotel JW Marriott dan Ritz-Carlton. Sejumlah saham-saham unggulan juga dinilai sudah berada pada posisi jenuh beli.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara gerak bursa regional yang stagnan semakin memicu investor untuk tidak terlalu banyak bergerak.
Pada perdagangan Rabu (22/7/2009), indeks Dow Jones industrial average (DJIA) tercatat melemah 34,68 poin (0,39%) ke level 8.881,26. Bursa Tokyo juga mengawali perdagangan hari ini dengan pelemahan tipis, indeks Nikkei-225 dibuka hanya naik tipis 12,68 poin (0,13%) ke level 9.735,84.
Berikut rekomendasi saham untuk hari ini:
Panin Sekuritas:
IHSG kemarin akhirnya ditutup melemah -0,98% ditutup di level 2.125,615. Penurunan indeks didorong oleh aksi profit taking terhadap saham unggulan. Turunnya harga komoditas minyak mentah yang gagal menembus level $65/barel menjadi tambahan sentimen negatif bagi saham berbasis komoditas. Untuk jangka pendek kami perkirakan indeks akan bergerak mixed dengan kecenderungan melemah, dimana investor cenderung menunggu hasil kinerja korporasi 1H-09 serta perkembangan makro ekonomi global.
Hari ini kami perkirakan indeks akan bergerak pada kisaran support-resistance 2.104-2.141.
(qom/qom)










































