Pabrik Baru Semen Gresik di Tuban Tak Didukung Tambang Batu Kapur

Pabrik Baru Semen Gresik di Tuban Tak Didukung Tambang Batu Kapur

- detikFinance
Jumat, 07 Agu 2009 14:20 WIB
Pabrik Baru Semen Gresik di Tuban Tak Didukung Tambang Batu Kapur
Tuban - Pendirian pabrik baru PT Semen Gresik Tbk (SMGR) di wilayah Tuban ternyata tak didukung kesiapan lahan tambang bahan baku batu kapur yang menjadi bahan baku.

Sementara itu pengajuan tambahan lahan kepada Perhutani hingga kini juga belum tuntas. Pihak Perhutani masih belum memberikan izin  karena lahan pengganti belum selesai disiapkan perusahaan berstatus BUMN itu.

SMGR saat ini mengajukan lahan ke Perhutani KPH Tuban seluas 548 hektar. Lokasi yang diincar berada di wilayah lembah Lemah Beser di kawasan Desa Karanglo (Kerek), Senori dan Tuwiri di wilayah Kecamatan Merakurak.

Sedangkan lahan tambang batu kapur milik SMGR saat ini seluas 797,44 hektar. Lahan ini seluas 500 hektar semula milik Perhutani. Lahan itu seluas 304,58 hektar berstatus tambang aktif yang dipakai bahan baku di tiga unit pabik SMGR di Tuban. Termasuk juga 55,98 hektar telah dipakai untuk fasilitas jalan dan perangkat pabrik lainnya.

"Pendirian pabrik baru ini sudah disetujui pemegang saham dalam RUPS beberapa waktu lalu. Ini merupakan skenario B setelah rencana pabrik di Pati gagal," kata Dirut PT SG Tbk, Dwi Sutjipto kepada wartawan di sela-sela acara HUT ke 52 PT SG Tbk di pabrik Tuban di Desa Sumberarum, Kecamatan Kerek, Tuban, Jumat (7/8/2009) siang.

Menurut Dwi, saat ini pengajuan lahan kepada Perhutani seluas 542 hektar masih dalam proses. Termasuk juga SMGR tengah menyiapkan lahan pengganti lahan milik Perhutani yang dimohon.

Lahan ini bakal dipakai untuk memproduksi semen sebanyak 2,5 juta ton per tahun. "Kita jadwalkan pada 2012 sudah selesai dan mulai produksi," kata Dwi Sutjipto.

Sementara itu data dari Dinas Pertambangan Tuban menyebut, saat ini deposit tambang batu kapur milik SMGR tinggal menyisakan waktu tak lebih dari 20 tahun. Hitungannya, lahan tersebut hanya dipakai untuk memasok bahan baku produksi tiga pabrik.

Studi tersebut mengacu pada sistem penambangan single continues band. Batas maksimal penambangannya sedalam 36 meter di atas permukaan air laut (DPA). Posisi tambang SMGR saat ini sudah mencapai 52 meter DPA.

Oleh karena itu, jika SMGR tidak mendapatkan ambahan lahan, sama halnya pabrik keempat yang dibangun di kompleks pabrik SMGR di Tuban itu bakal mempercepat habisnya bahan baku. Padahal batu kapur menduduki prosestasi tertinggi bahan baku semen.

(dnl/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads