Kedua perusahaan plat merah tersebut telah melaporkan calon penjamin emisi tersebut dalam rangka pelepasan sebagian saham melalui mekanisme penawaran umum saham perdana atau initial public offering (IPO).
"Saya pikir PP itu sudah ada suratnya. Hasilnya itu nanti akan kita jawab, itu akan diproses tim privatisasi," ujarnya di kantornya, Jalan Medan Merdeka Selatan,
Jakarta, Senin (10/8/2009) malam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Nanti konsorsium (sekuritas) BUMN dan non BUMN," ujarnya.
Rencananya, BTN akan melepas kepemilikan saham hingga maksimal 30 persen ke publik. Bank plat merah itu berharap meraup dana Rp 1,5-2 triliun dari IPO tersebut.
Sementara PP berencana melepas kepemilikan saham maksimal hingga 30 persen dengan target raupan dana sekitar Rp 1,5 triliun.
(ang/qom)











































