Rupiah Bertahan di 10.010/US$

Rupiah Bertahan di 10.010/US$

- detikFinance
Selasa, 18 Agu 2009 16:29 WIB
Rupiah Bertahan di 10.010/US$
Jakarta - Seiring hebatnya aksi jual di pasar saham, nilai tukar rupiah pun ikut melemah hingga menembus level psikologis 10.000 per dolar AS.

Pada perdagangan Selasa (18/8/2009), rupiah ditutup melemah ke 10.010 per dolar AS, dibandingkan penutupan akhir pekan lalu di level 9.955 per dolar AS.

Deputi Gubernur Bank Indonesia Hartadi A Sarwono mengatakan, salah satu penyebab pelemahan rupiah pada hari ini adalah karena investor memanfaatkan sentimen negatif bursa regional untuk profit taking dan mencari aset dengan yield yang lebih tinggi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Perkembangan nilai tukar akhir-akhir ini diwarnai oleh investor ritel yang memanfaatkan sentimen negatif global (China dan AS) untuk profit taking. Investor ritel mengalihkan dari dalam negeri ke aset luar negeri dengan kualitas dan yield yang tinggi," ujar Hartadi kepada detikFinance.

Sementara dolar AS di pasar Asia mencatat rebound tipis atas yen. Investor masih merasa gugup setelah bursa China kemarin merosot, meski hari ini sudah membaik.

Dolar AS menguat ke 94,80 yen, dibandingkan sebelumnya di 94,46 yen. Euro juga menguat ke 1,4097 dolar, dibandingkan sebelumnya di 1,4077 dolar dan 13363 yen dibandingkan sebelumnya di 132,97 yen.

"Dolar AS mengalami rebound atas yen, namun ini tidak berarti sentimen beli yen sudah berbalik. Karena para pemain masih khawatir tentang kejatuhan saham-saham di dunia terutama China, maka mereka cenderung untuk membeli yen yang merupakan mata uang paling aman," ujar Hideaki Inoue, chief manager Mitsubishi UFJ Trust and Banking Corp seperti dikutip dari AFP.

(qom/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads