Pada perdagangan Rabu (19/8/2009), rupiah ditutup melemah ke 10.135 per dolar AS, dibandingkan penutupan sebelumnya di level 10.010 per dolar AS.Β
Sementara dolar AS di pasar Asia tercatat melemah atas yen beriringan dengan anjloknya bursa China.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pasar valas sedang dipengaruhi oleh pasar saham global terutama bursa Shanghai. Prospek perekonomian global masih dalam ketidakpastian," ujar Yosuke Hosokawa, analis dari Chuo Mitsui Trust Bank seperti dikutip dari AFP.
Bursa China pada hari ini sempat merosot hingga 5% sebelum akhirnya ditutup melemah 125,30 poin (4,30%) ke level 2.785,58. Anjloknya bursa-bursa China yang menyeret ke bursa regional lainnya akhirnya memicu aksi perburuan mata uang yang lebih aman seperti dolar AS dan Yen.
(qom/qom)











































