Komentar Gubernur Bank Sentral AS, Ben Bernanke turut membawa optimisme pasar. Dalam konferensi tahunan, Bernanke memberikan sinyal yang jelas tentang perekonomian global yang kini keluar dari krisis. Namun ia mengingatkan perekonomian dunia akan melemah untuk beberapa waktu kedepan.
"Setelah mengalami kontraksi dalam beberapa tahun, aktivitas ekonomi sepertinya akan stabil, baik di AS dan negara lain. Prospek untuk kembalinya pertumbuhan ekonomi dalam jangka pendek sepertinya baik," ujar Bernanke dalam pidatonya seperti dikutip dari AFP.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penjualan rumah jadi melonjak 7,2% selama Juli sehingga secara tahunan mencapai 5,24 juta unit atau tertinggi sejak data itu mulai dibuat pada 1999.
"Data penjualan rumah telah menggerakkan pasar, namun sebenarnya yang mendorong investor untuk tetap melakukan rally adalah pidato Bernanke," ujar John Augustine, chief investment strategist Fifth Third Asset Management seperti dikutip dari Reuters, Sabtu (22/8/2009).
"Komentarnya optimistis, namun juga penuh kehati-hatian tentang kuantitatif mengakhiri pelonggaran pada suatu waktu. Namun pasar mengambilnya sebagai berita yang bagus," tambahnya.
Pada perdagangan JUmat (21/8/2009), indeks Dow Jones industrial averege (DJIA) melonjak hingga 155,91 poin (1,67%) ke level 9.505,96. Indeks Standard & Poor's 500 juga menguat 18,76 poin (1,86%) ke level 1.026,13 dan Nasdaq menguat 31,68 poin (1,59%) ke ke level 2.020,90.
Untuk pekan ini, Dow Jones menguat 2%, S&P 500 juga menguat 2,2% dan Nasdaq menguat 1,8%.
Volume cukup moderat, di New Yorks Stock Exchange mencapai 1,48 miliar atau hampir menyamai rata-rata tahun lalu sebanyak 1,49 miliar. Di Nasdaq, transaksi mencapai 2,28 miliar atau sama dengan rata-rata tahun lalu.
Harga Minyak Loncat
Sementara harga minyak mentah dunia ikut melonjak ke titik tertingginya sepanjang 2009. Lonjakan harga dipicu oleh melemahnya dolar AS dan anjloknya cadangan minyak AS.
Pada perdagangan Jumat di New York, kontrak utama minyak light sweet pengiriman Oktober ditutup naik 98 sen menjadi US$ 73,89 dolar. Minyak light sempat melonjak ke US$ 74,72 per barel yagn merupakan level tertinggi sejak 20 Oktober 2008.
Sementara minyak Brent pengiriman Oktober naik 86 sen menjadi US$ 74,10 per barel, setelah sempat melonjak hingga US$ 74,97 per barel.
(qom/qom)











































