Wall Street Menguat Berkat Hadirnya Lagi Bernanke

Wall Street Menguat Berkat Hadirnya Lagi Bernanke

- detikFinance
Rabu, 26 Agu 2009 06:55 WIB
Wall Street Menguat Berkat Hadirnya Lagi Bernanke
New York - Konfirmasi mengenai pengangkatan Ben Bernanke untuk menjabat lagi  sebagai Gubernur Bank Sentral AS menambah optimisme pasar. Ditambah  data kepercayaan konsumen yang membaik, Wall Street pun terhembus ke  positif.

Perdagangan diawali dengan penguatan setelah Conference Board  melaporkan Indeks Kepercayaan Konsuman AS rebound menjadi 54,1 poin  pada Agustus. Angka ini diatas estimasi analis, sekaligus  menghapuskan penurunan indeks kepercayaan konsumen dalam 2 bulan  terakhir.

"Ramuan yang terlupakan adalah pemulihan belanja konsumen. Pasar  kini sangat berharap bahwa data kepercayaan konsumen yang kuat bisa  membawa angka belanja konsumen yang lebih baik," ujar Keith  Springer, president Capital Financial Advisory Services seperti  dikutip dari Reuters, Rabu (26/8/2009).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada perdagangan Selasa (25/8/2009), indeks Dow Jones ditutup menguat 30,01 poin (0,32%) ke level 9.539,29. Indeks Standard &  Poor's 500 juga menguat 2,43 poin (0,24%) ke level 1.028,00 dan  Nasdaq juga menguat 6,25 poin (0,31%) ke level 2.024,23.

Ketiga indeks ditutup berada di titik tertingginya selama tahun  2009, meski masih kalah dibandingkan saat tengah perdagangan setelah  keluarnya data kepercayaan konsumen itu. Namun mengulangi apa yang  terjadi pada perdagangan Senin, rally menyusut menjelang penutupan  perdagangan.

Investor menyambut baik keputusan Presiden Barack Obama yang menunjuk kembali Ben Bernanke sebagai Gubernur The Fed.

"Bernanke telah mengambil kebijakan yang tepat dan dengan penunjukannya ini, pasar merasa terjamin lagi bahwa dia akan melanjutkan kebijakannya pada waktu yagn tepat. Baik untuk diketahui bahwa seseorang yang lain tidak datang dan mengubah segalanya," ujar Kim Caughey, analis dari Fort Pitt Capital Group.

Perdagangan masih sangat tipis, di New York Stock Exchange hanya 1,14 miliar, di bawah rata-rata tahun lalu sebanyak 1,49 miliar. Di Nasdaq, transaksi juga hanya 1,95 miliar, di bawah rata-rata tahun lalu yang sebanyak 2,28 miliar.

Minyak Sempat Sentuh

Sementara harga minyak mentah dunia yang sempat menembus US$ 75 per barel akhirnya surut.

Kontrak utama minyak light sweet pengiriman Oktober sempat menembus US$ 75 per barel sebelum akhirnya menyusut 2,32 dolar ke level US$ 72,-5 per barel.

Sementara minyak Brent juga turun 2,44 dolar menjadi US$ 71,82 per barel.

(qom/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads