Rupiah Masih Murung

Rupiah Masih Murung

- detikFinance
Selasa, 01 Sep 2009 08:57 WIB
Jakarta - Nilai tukar rupiah belum juga beranjak menguat di tengah tekanan pasar finansial global. Investor kini merasa lebih nyaman untuk memegang dolar AS.

Pada perdagangan Selasa (1/9/2009), rupiah dibuka melemah tipis lagi ke level 10.127 per dolar AS, dibandingkan penutupan kemarin di level 10.112 per dolar AS.

Perdagangan rupiah pada hari ini diprediksi akan tetap tipis. Investor menantikan data inflasi yang akan diumumkan Badan Pusat Statistik (BPS) pada siang ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara di pasar global, yen menguat hingga titik tertingginya dalam 7 pekan atas dolar AS. Pasar bereaksi atas hasil pemilu Jepang yang dimenangkan kaum oposisi.

Pada perdagangan di New York kemarin, dolar AS melemah hingga 93,08 yen, dibandingkan sebelumnya di 93,29 yen. Dolar AS sempat terpuruk ke 92,54 yen yang merupakan level terendah sejak 13 Juli. Sementara euro menguat ke 1,4341 dolar, dibandingkan sebelumnya di 1,4304 dolar.

"Perubahan pemerintahan Jepang tidak cukup untuk membawa penguatan di bursa Jepang secara berkesinambungan, bahkan ditutup melemah. Juga kita menyatakan penguatan yen kali ini lebih karena meningkatnya risk aversion," ujar Sacha Tohanyi, analis dari Scotia Capital.

(qom/qom)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads