Wall Street Ambles 2%

Wall Street Ambles 2%

- detikFinance
Rabu, 02 Sep 2009 08:04 WIB
Wall Street Ambles 2%
New York - Saham-saham di Wall Street merosot hingga 2% menyusul kekhawatiran tentang kesehatan sektor finansial dan juga seputar rally besar yang dicapai sejak Maret 2009.

Wall Street mengawali perdagangan awal September, yang dianggap sebagai bulan terburuk untuk saham, dengan pelemahan yang cukup signifikan. Ini adalah posisi terburuk sejak 17 Agustus 2009.

Pada perdagangan Selasa (1/9/2009), indeks Dow Jones ditutup merosot 185,68 poin (1,96) ke level 9.310,60. Indeks Standard & Poor's 500 juga merosot 22,58 poin (2,21%) ke level 998,04, Nasdaq melemah 40,17 poin (2%) ke level 1.968,89.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Investor merasa rally yang sudah terjadi sejak Maret lalu terlalu tajam. Indeks S&P 500 sudah menembus 1.000, sementara Nasdaq tembus 2.000.

"Kekhawatirannya adalah pasar mencoba mendaki dinding yang sudah terlalu tinggi pada September. Orang-orang mencoba melakukan aksi jual di tengah berita makro yang baik sejak beberapa hari lalu," ujar Michael James, pialang senior dari Wedbush Morgan seperti dikutip dari Reuters, Rabu (2/9/2009).

Saham-saham finansial termasuk yang menderita aksi jual terbesar. Saham JPMorgan Chase & Co merosot 4,1%, Citigroup anjlok 9,2%.

Volume perdagangan cukup ramai, di New York Stock Exchange mencapai 1,63 miliar, di atas rata-rata tahun lalu yang mencapai 1,49 miliar. Di Nasdaq, transaksi mencapai 2,76 miliar, di atas rata-rata tahun lalu sebanyak 2,28 miliar.

Harga Minyak Anjlok


Sementara harga minyak mentah dunia kembali melorot di bawah US$ 70 per barel. Hal itu dipicu oleh melemahnya Wall Street dan dolar AS.

Kontrak utama minyak light sweet pengiriman Oktober melemah 1,91 dolar ke level US$ 68,05 per barel. Sementara minyak Brent pengiriman Oktober turun 1,92 dolar ke level US$ 67,73 per barel.

(qom/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads