Sentimen positif lainnya adalah membaiknya data dari sektor jasa AS. Saham-saham finansial dan ritel menjadi pendorong utama kenaikan di Wall Street.
"Semua percaya bahwa ekonomi kini dalam tahap pemulihan. Dan yang memicu rally hari ini adalah bahwa hal-hal yang berhubungan dengan pertumbuhan ekonomi," ujar Owen Fitzpatrick, head of equity dari Deutsche Bank Private Wealth Management seperti dikutip dari Reuters, Jumat (4/9/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lonjakan harga emas dan komoditas lainnya juga memicu kenaikan hargaΒ saham-saham pertambangan. Saham Newmont Mining Corp naik 4,5%, Freeport-McMoran naik 4,34%.
Perdagangan masih sangat tipis menjelang libur panjang hari buruh pada Senin mendatang. Volume perdagangan di New York Stock Exchange hanya sebesar 1,16 miliar, di bawah rata-rata tahun lalu sebesar 1,49 miliar. Di Nasdaq, transaksi juga hanya 1,86 miliar, di bawah rata-rata tahun lalu sebanyak 2,28 miliar.
Harga Minyak Turun Lagi
Sementara harga minyak mentah dunia kembali turun, investor menunggu data pengangguran AS pada Jumat untuk mencari arah pergerakan ekonomi AS.
Pada perdagangan di New York, minyak light sweet pengiriman Oktober turun 9 sen menjadi US$ 67,96 per barel. Sementara minyak Brent pengiriman Oktober turun 54 sen menjadi US$ 67,12 per barel.
"Pasar saham adalah pendorong besar dan kini sebagian besar bergerak flat," ujar Ellis Eckland, pialang independen seperti dikutip dari AFP.
(qom/qom)











































