Tingginya permintaan dari penjualan obligasi pemerintah AS berjangka 30 tahun mampu mengangkat lagi kepercayaan atas aset-aset AS, termasuk saham.
Sementara Procter & Gamble menjadi salah satu pendorong utama kenaikan indeks Dow Jones, setelah harga sahamnya naik hingga 4,2%. P&G berhasil mencapai proyeksi pendapatan pada kuartal terkini dan penjualannya diharapkan membaik pada kuartal berikutnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada perdagangan Kamis (10/9/2009), indeks Dow Jones ditutup naik 80,26 poin (0,84%) ke level 9.627,48. Indeks Standard & Poor's 500 juga juga naik 10,77 poin (1,04%) ke level 1.044,14 dan Nasdaq naik 23,63 poin (1,15%) ke level 2.084,02.
Tambahan optimisme datang dari angka klaim pengangguran yang turun ke titik terendahnya menjadi 550.000 pekan lalu. Data yang lain menunjukkan impor barang-barang asing naik, yang menggambarkan naiknya belanja konsumen AS.
Volume perdagangan cukup moderat, di New York Stock Exchange sebesar 1,49 miliar atau sama dengan rata-rata tahun lalu. Di Nasdaq, transaksi mencapai 2,45 miliar, di atas rata-rata tahun lalu sebesar 2,28 miliar.
Harga Minyak Naik Lagi
Sementara harga minyak mentah dunia juga kembali naik akibat terus melemahnya dolar AS dan turunnya cadangan minyak mentah AS. Sentimen pasar juga didorong oleh proyeksi permintaan minyak yang meningkat oleh Energy Agency serta keputusan OPEC mempertahankan produksi.
Kontrak utama minyak light sweet pengiriman Oktober naik 63 sen menjadi US$ 71,94 per barel. Sementara minyak Brent pengiriman Oktober juga naik 3 sen menjadi US$ 69,86 per barel.
(qom/qom)











































