Saham-saham unggulan yang pekan lalu berjaya akhirnya mengalami koreksi. Yang terbesar adalah koreksi untuk PT Astra Agro Lestari Tbl (AALI) yang turun hingga Rp 500 menjadi Rp 20.400.
Pada perdagangan Senin (14/9/2009) sesi I, IHSG ditutup melemah hingga 27,604 poin (1,14%) ke level 2.388,342. Indeks LQ 45 juga melemah 5,667 poin (1,20%) ke level 465,299.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun untuk Bursa China berhasil naik tipis.
- Indeks Hang Seng melemah 198,96 poin (0,94%) ke level 20.962,46.
- Indeks Nikkei-225 melemah 257,70 poin (2,47%) ke level 10.186,63.
- Indeks Komposit Shanghai naik 7,53 poin (0,25%) ke level 2.997,32.
Perdagangan di Bursa Indonesia cukup sepi, dengan frekuensi transaksi 36.161 kali dengan volume 1.591 juta lembar saham senilai Rp 1,580 triliun. Sebanyak 32 saham naik, 152 saham turun dan 47 saham stagnan.
Saham-saham yang turun harganya di top loser antara lain Telkom (TLKM) turun Rp 150 menjadi Rp 8.300, BRI (BBRI) turun Rp 150 menjadi Rp 7.400, Bank Danamon (BDMN) turun Rp 150 menjadi Rp 4.525, PTBA turun Rp 150 menjadi Rp 13.500, Bumi Resources (BUMI) turun Rp 25 menjadi Rp 3.125.
Sedangkan saham-saham yang naik harganya di top gainer antara lain Semen Gresik (SMGR) naik Rp 150 menjadi Rp 6.450, Bank Mandiri (BMRI) naik Rp 25 menjadi Rp 4.550, Holcim Indonesia (SMCB) naik Rp 10 menjadi Rp 1.340.
(qom/qom)










































