Hal itu diungkapkan oleh Deputi Kementerian Negara Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Bidang Perbankan dan Jasa Keuangan Parikesit Suprapto usai pelepasan mudik gratis Jasa Raharja di Parkir Timur Senayan, Jakarta, Senin (14/9/2009).
"Mereka belum kirim suratnya. Kalau sudah ada kan jelas," ujarnya.
Ia mengatakan, selama ini belum ada kejelasan mengenai niatan bank pelat merah tersebut untuk mengakuisisi saham Bukopin. Menurutnya, mekanisme pembelian sahamnya pun belum jelas.
"Saham siapa yang akan dibeli di Bukopin. Mekanismenya langsung atau melalui right issue ," katanya.
Meski demikian, pemerintah mendukung langkah BRI untuk melakukan aksi korporasi tersebut. Menurutnya, jika akuisisi tersebut pada akhirnya memberi nilai lebih kepada BRI maka hal tersebut pantas untuk dilakukan.
"Kalau memang mau masuk ya boleh saja," imbuhnya.
(ang/dnl)











































