Pada perdagangan Rabu (16/9/2009) siang, rupiah merangsek ke 9.775 per dolar AS, yang merupakan level tertinggi sejak 16 Oktober 2008.
Pialang menilai, kenaikan peringkat utang tersebut cukup mengejutkan karena sejumlah negara justru menghadapi penurunan peringkat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Moody's Investors Service menaikkan peringkat utang soverign untuk mata uang asing dan lokal Indonesia dari 'Ba3' menjadi 'Ba2'. Outlook dari peringkat itu adalah stabil.
"Kenaikan peringkat itu disebabkan oleh perekonomian Indonesia yang relatif tangguh menghadapi resesi global disamping juga prospek pertumbuhan jangka pendek yang sehat," ujar Aninda Mitra, Vice President dan Sovereign Analyst untuk Indonesia dalam siaran persnya.
(qom/qom)











































