"Kita revisi target karena adanya penurunan demand (permintaan)," ujar Direktur Utama PTBA, Sukrisno di Kantor Departemen ESDM, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Senin (28/9/2009).
Meski target penjualan menurun, namun Sukrisno optimistis pendapatan tahun ini akan naik 20 hingga 30 persen dibanding tahun lalu. Hingga akhir tahun 2008, BUMN tambang tersebut telah membukukan laba bersih sebanyak Rp 7,2 Triliun.
"Untuk produksi tahun ini kami targetkan 12 juta ton. Produksi ini akan tergantung kondisi cuaca di kuartal tiga dan empat," jelasnya.
Soekrisno menambahkan, pihaknya juga sedang melakukan due diligende (uji kelayakan) untuk 3 tambang di Kalimantan. "Untuk akusisi tahun ini, kami siapkan dana sebesar Rp 1,5 triliun," tandas Sukrisno.
(epi/ang)










































