Penguatan saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) di menit-menit akhir memberikan sumbangan yang besar bagi IHSG untuk bertahan di teritori positif.
Pada perdagangan Senin (5/10/2009), IHSG ditutup menguat tipis 0,565 poin (0,02%) ke level 2.480,413. Indeks LQ 45 melemah tipis 0,610 poin (0,13%) ke level 486,497. IHSG sempat mencapai titik terendahnya di 2.454,043.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
- Indeks Hang Seng menguat 53,58 poin (0,26%) ke level 20.429,07.
- Indeks Nikkei-225 melemah 57,38 poin (0,59%) ke level 9.674,49.
- Indeks KOSPI melemah 37,73 poin (2,29%) ke level 1.606,90.
- Indeks S&P/ASX melemah 15 poin (0,33%) ke level 4.586,7.
Perdagangan berjalan cukup semarak dengan frekuensi transaksi sebanyak 108.594 kali pada volume 7.311 juta lembar saham senilai Rp 4.130 triliun. Sebanyak 115 saham naik, 68 saham turun dan 79 saham stagnan.
Saham BUMI yang sempat tergesar oleh PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) dari posisi teraktif, kembali mengambil posisi tertinggi. Saham BUMI tercatat naik Rp 75 menjadi Rp 3.150 dengan nilai transaksi mencapai Rp 754,8 miliar.
Saham MEDC juga berada di posisi teraktif kedua dengan nilai transaksi Rp 520,1 miliar. Saham MEDC tercatat naik Rp 25 menjadi Rp 3.275.
Saham PT DayaIndo Resources Tbk KARK mencatat kenaikan tertinggi secara persentase yakni Rp 30 (21,90%) ke level Rp 167. Saham KARK kini sudah masuk dalam daftar Unusual Market Activity (UMA).
Saham-saham lain yang naik harganya di top gainer antara lain United Tractor (UNTR) naik Rp 100 menjadi Rp 15.300, Holcim Indonesia (SMCB) naik Rp 60 menjadi Rp 1.430, Bank Mandiri (BMRI) naik Rp 50 menjadi Rp 4.875.
Sedangkan saham-saham yang turun harganya di top loser antara lain Astra International (ASII) turun Rp 450 menjadi Rp 32.200, Bank Danamon (BDMN) turun Rp 150 menjadi Rp 4.775, PTBA turun Rp 100 menjadi Rp 14.100, Indocement (INTP) turun Rp 150 menjadi Rp 11.350.
(qom/qom)
