Bakrie 7 Tak Sambut Kemenangan Ical

Bakrie 7 Tak Sambut Kemenangan Ical

- detikFinance
Kamis, 08 Okt 2009 17:15 WIB
Bakrie 7 Tak Sambut Kemenangan Ical
Jakarta - Harga saham-saham Bakrie 7 tidak menyambut terpilihnya Aburizal 'Ical' Bakrie sebagai Ketua Umum Partai Golkar periode 2009-2014. Tak ada satu pun saham Bakrie 7 yang menutup harga di teritori positif pada perdagangan hari ini.

Harga saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) ditutup anjlok Rp 150 (5,21%) ke Rp 2.725 per saham. Total nilai transaksi BUMI di pasar reguler sebesar Rp 2,188 triliun. PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) turun Rp 1 (0,78%) ke Rp 127. Nilai transaksi BNBR di pasar reguler sebesar Rp 162,517 miliar.

Harga saham PT Bakrieland Development Tbk (ELTY) ditutup turun Rp 10 (2,81%) ke Rp 345 per saham. Total nilai transaksi BNBR di pasar reguler sebesar Rp 46,711 miliar. PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) tetap di harga kemarin Rp 360 dengan nilai transaksi di pasar reguler mencapai Rp 45,610 miliar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

PT Darma Henwa Tbk (DEWA) juga tetap seperti harga kemarin Rp 205 dengan nilai transaksi di pasar reguler sebesar Rp 36,555 mliar. PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk (UNSP) turun Rp 10 (1,17%) ke Rp 840 dengan nilai transaksi di pasar reguler sebesar Rp 23,996 miliar. PT Bakrie Telecom Tbk (BTEL) turun Rp 2 (1,47%) ke Rp 134 dengan nilai transaksi Rp 23,695 miliar.

Total nilai transaksi Bakrie 7 di pasar reguler sebesar Rp 2,527 triliun atau setara dengan 28,58% dari total nilai transaksi seluruh pasar di BEI sebesar Rp 8,841 triliun. Membengkaknya nilai transaksi BEI hari ini disebabkan adanya aksi pembelian saham BUMI di pasar negosiasi dan tutup sendiri (crossing) senilai Rp 2,768 triliun.

Jika memasukkan nilai transaksi di pasar non reguler tersebut, nilai transaksi BUMI hari ini mencapai Rp 4,956 triliun atau setara dengan 56,05% dari total transaksi BEI, sedangkan transaksi Bakrie 7 akan menjadi Rp 5,295 triliun atau 59,89% dari total transaksi BEI.

Sentimen terpilihnya Aburizal sebagai Ketua Umum Partai Golkar ternyata tidak mampu mengangkat harga-harga saham Bakrie dari aksi jual asing. Padahal saat pembukaan tadi pagi, hampir seluruh saham Bakrie mengalami peningkatan kecuali harga saham ELTY dan DEWA yang dibuka tidak berubah.

"Sebenarnya ada sentimen positif atas terpilihnya Aburizal. Terbukti tadi pagi dibuka menguat. Namun kemudian menerima tekanan jual cukup besar yang mendorong harga-harga saham grup Bakrie jatuh," ujar analis PT Paramitra Alfa Securities Pardomoan Sihombing.

Penurunan saham-saham Bakrie 7 dan saham-saham lainnya di Bursa Efek Indonesia (BEI) terutama disebabkan anjloknya harga saham BUMI secara tajam. Koreksi tajam saham BUMI terutama akibat berlanjutnya aksi penjualan investor asing atas saham BUMI.

Asing dikabarkan bakal meneruskan aksi penjualannya hingga harga saham BUMI menyentuh level Rp 2.400-an. Menurutnya, jika batas bawah (resistance) saham BUMI di level Rp 2.700 dapat ditembus, maka dalam BUMI berpeluang jatuh ke level Rp 2.400-2.500. (dro/qom)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads