Pada perdagangan Rabu (14/10/2009), rupiah dibuka menguat lagi ke level 9.410 per dolar AS, dibandingkan penutupan sebelumnya di level 9.445 per dolar AS.
Dolar AS kini kembali berada dalam tren yang melemah. Euro tercatat menguat ke 1,4852 dolar, dibandingkan sebelumnya di level 1,4771 dolar. Euro sempat menguat tajam hingga 1,4876 dolar, yang merupakan level tertinggi sejak Agustus 2008.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perdagangan berjalan sangat bergejolak setelah harga emas dunia melonjak menembus US$ 1.068,63 per ounce pada perdagangan Rabu kemarin.
Michael Malpede, analis dari Easy Forex mengatakan, pergerakan investor ke minyak, emas dan komiditas lain akibat dolar AS turut menekan mata uang tersebut.
"Dolar AS berada dalam tekanan spekulasi diversifikasi setelah Menkeu Rusia menyatakan trend diversifikasi cadangan devisa kemungkinan berlanjut. China dan Rusia akan melakukan ekspansi dengan menggunakan rubel dan yuan dalam perdagangan bilateral," ujarnya seperti dikutip dari AFP.
(qom/qom)











































