Royalti Bakal Dipangkas, Kinerja Emiten Batubara Biasa Saja

Royalti Bakal Dipangkas, Kinerja Emiten Batubara Biasa Saja

- detikFinance
Rabu, 14 Okt 2009 09:58 WIB
Royalti Bakal Dipangkas, Kinerja Emiten Batubara Biasa Saja
Jakarta - Pemerintah berniat memangkas royalti atau Dana Hasil Produksi Batubara (DHPB) dari semula 13,5% menjadi 9%. Rencana tersebut diyakini tidak akan memberikan dampak yang signifikan atas kinerja emiten-emiten batubara secara jangka pendek.

Mastono Ali, Retail Research Analyst PT CIMB Securities Indonesia mengatakan, insentif ini memiliki dampak rendah dalam 1 hingga 2 tahun ke depan, namun akan positif pada jangka panjang khususnya ketika Domestik Market Obligation (DMO) mulai diimplementasikan untuk batubara kalori rendah.

"Kami mempertahankan rekomendasi dan target harga untuk coal coverage kami dan memilih Adaro Energy (ADRO) sebagai top pick kami. Pembayaran royalti dari BUMI, ADRO, ITMG akan turun dalam jangka panjang," jelas Mastono dalam catatan risetnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada perdagangan Rabu (14/10/2009) pagi, saham-saham emiten batubara tercatat menguat. Pada awal perdagangan, saham-saham emiten ini tercatat menguat.

  • PT Bumi Resources Tbk (BUMI) naik Rp 50 menjadi Rp 2.850
  • PT Adaro Energy Tbk (ADRO) naik Rp 20 menjadi Rp 1.410.
  • PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) naik Rp 100 menjadi Rp 23.850.
Β 

(qom/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads