Demikian disampaikan EXCL dalam prospektus yang disampaikan perseroan, Jumat (16/10/2009).
Jumlah saham baru yang akan diterbitkan EXCL sebanyak 1,418 miliar saham (16,66%) dengan menggunakan rasio 5 pemegang saham lama berhak mengeksekusi 1 saham baru yang akan diterbitkan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dana perolehan rights issue sebesar Rp 2,836 triliun akan digunakan untuk melunasi utang perseroan kepada DBS Bank Ltd, Export Development Canada, The Bank of Tokyo-Mitsubishi UFJ Ltd dan Chinatrust Commercial Bank senilai Rp 1,327 triliun (US$ 140 juta), PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) sebesar Rp 400 miliar (US$ 42,171 juta), PT Bank Mizuho Indonesia sebesar Rp 474,25 miliar (US$ 50 juta), PT Bank DBS Indonesia sebesar Rp 474,25 miliar (US$ 50 juta) dan EKN Buyer Credit Facility sebesar Rp 159,6 miliar (US$ 16,826 juta).
Pada 16 November 2009 perseroan berencana menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa 9RUPSLB) untuk meminta persetujuan pemegang saham. Pencatatan saham baru di Bursa Efek Indonesia (BEI) dijadwalkan pada 1 Desember 2009. (dro/qom)











































