Market Flash eTrading

Market Flash eTrading

- detikFinance
Selasa, 20 Okt 2009 09:29 WIB
Market Flash eTrading
Jakarta - IHSG kemarin behasil keluar dari teritori negative dan menutup perdagangan +0,2% dengan value perdagangan relative flat Rp2,3tn. Terlihat kontribusi asing masih berlanjut untuk mengoleksi beberapa saham bluechip dan saham perbankan cenderung terkoreksi.

Poperty kembali menjadi bincangan pasar saat ini karena rally yang tidak berlanjut meskipun suku bunga dan sentiment pasar sudah pulih. Kita percaya saat ini saham property di indonesia diperdangankan 30-80% di bawah NAV perusahaan meskipun beberapa emiten mencatat penjualan rumah meningkat atau recover dan kembali ke level sebelumnya.

SMRA marketing sales 9M09 naik 32% YoY menjadi Rp919 miliar meskipun krisis sempat menekan penjualan di bawah Rp100miliar di 3Q08. Kesuksesan SMRA dari proyek kelapa gading dan serpong membuat pembeli cepat kembali ke developer tersebut. BSDE penjualan recover dari rata-rata jan-may 09 Rp60miliar – Rp140miliar menjadi Rp160miliar di jun-09 namun masih rendah dari tahun 2008.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

ELTY juga menunjukan recovery penjualan +20% QoQ, CTRA naik 55% QoQ dan KIJA +15% QoQ. Untuk Target Harga Saham tersebut diatas kita mengambil bedasarkan consensus Bloomberg CTRA, Buy, TP:930, KIJA, Buy, TP:200, ELTY, Buy, TP:463, SMRA, Buy, TP:620 dan BSDE, Buy, TP:1,000.

Sementara rally pada small cap CPIN kemarin justified dengan fundamental perusahaan. Saat ini bedasarkan report CLSA saham CPIN di perdagangkan pada PER 4x dengan ROE 66% dari penurunan harga jagung membuat biaya operasi nenurun derastis dan laba 1H09 meningkat 3x lipat menjadi Rp631miliar. Historically CPIN di perdagangkan pada PER 7x dan ROE 16%. CPIN adalah perusahaan makanan ternak ayam dengan kontrubusi 77% dari revenue dan menguasi pangsa pasar makanan ternak lebih dari 60%.

Dow Jones: Laporan kuartal tiga yang lebih baik dari estimasi semula dan spekulasi perekonomian sudah pulih berdampak pada penguatan bursa US. Dolar melemah ke level terendahnya dalam 14 bulan terakhir terhadap euro sementara treasuri dan minyak menguat. Gannett Co. perusahaan surat kabar US melonjak 8.2% setelah laporan kuartal tiganya lebih baik dari prediksi.

Texas Instrument Inc. naik sebelum melaporkan labanya, Caterpillar Inc. naik 6% setelah RBC Capital Markets merekomendasikan sahamnya dan saham perbankan menguat setelah The Fed menyetujui penggunaan cadangan 'repurchase agreement' untuk mengalirkan dana ke sistim keuangan. Indeks S&P 500 (+0.9%) 1,097.91 dan Dow Jones (+1%) 10,092.19. Dolar melemah setelah adanya indikasi bahwa The fed akan mempertahnakan biaya pinjaman di level terendahnya. Dolar (-0.3%) $1.4942/euro.

Regional Pagi: Bursa di Tokyo menguat, mengikuti penguatan Wall Street, dengan saham teknologi dan perusahaan trading memimpin penguatan. Selain itu, laporan keuangan perusahaan mendorong kepercayaan pemulihan ekonomi masih terus berlanjut. Saham Marubeni Corp. (+1.9%) dan Mitsubishi Corp. (+2.1%), setelah minyak menguat ke level 1 tahun tertinggi. Elpida Memory Inc. (+1.6%) dan Advantest Corp. (+1.4%). Komatsu Ltd. (+2.4%) setelah koran Nikkei melaporkan perseroan akan mencetak laba usaha 10 miliar yen. Advantest Corp. (+1.4%) menyusul pesanan naik 21% di 3Q09 dan perusahaan teknologi AS mencetak pendapatan lebih baik dari ekspektasi. NIKKEI 225 (+0.95%) 10,333.80. KOSPI INDEX (+0.75%) 1,661.39. S&P/ASX 200 INDEX (+1.37%) 4,858.40. STI (+0.52%) 2,725.68.

Commodity:Β  Crude oil diperdagangkan di kisaran level tertingginya dalam setahun seiring dengan optimisme meningkatnya permintaan bahan bakar. Crude oil untuk perdagangan November diperdagangkan pada level $79.53 per barel dan Brent crude oil untuk bulan Desember diperdagangkan pada level $77.77 per barel. Crude Oil (-0.1%) $79.5/bbl, Gold (+0.01%) $1.064/oz, CPO (unc) $700/MT, Nickel (+3.1%) $19.275/MT, Tin (+0.2%) $14.575/MT.

Economic & Industrial News

Energy: PLN Cari Utang Rp 5,38 Triliun

PLN masih membutuhkan pinjamna sedikitnya Rp 5,38 triliun untuk proyek listrik 10 ribu MW. Sebanyak US$ 490 juta dalam mata uang dolar AS, sedangkan sisanya dalam mata uang rupiah sebesar Rp 784 miliar.

Dari kebutuhan dolar AS untuk proyek 10 ribu MW sebesar US$ 4,9 miliar, sebanyak 90% telah terpenuhi. Sementara itu, dana dalam porsi rupiah terpenuhi sebanyak 96%, atau Rp 19,6 triliun.

PLN saat ini menjajaki beberapa bank di dalam maupun luar negeri untuk memperoleh pendanaan sebesar total RP 5,38 triliun. PLN berniat meminjam dana dari BMRI, BBNI, dan BBRI.

Economic: Konversi menghemat Rp10,7 Triliun

Konversi minyak tanah ke elpiji telah menghemat biaya subsidi negara sebesar Rp10,7 triliun. Karena itu, Pertamina terus mendorong pengguna elpiji pada rumah tangga dan usaha mikro.
Β 
Corporate news

ASII: Penjualan Mobil September Turun 22% MoM

ASII mencatat penjualan mobil September turun 22% MoM jadi 21.294 vs 27.200 unit, atau turun 25% yoy vs 28.478 unit. Total penjualan mobil Indonesia September turun 23% MoM jadi 37.209 vs 48.105 atau turun 33% yoy vs 55.231 unit.

Sementara, penjualan motor perseroan di September turun 31,8% MoM jadi 199.284 vs 292.076 atau turun 24,3% yoy vs 263.094 unit. Total penjualan motor Indonesia di September turun jadi 421.661 vs 544.838 di July vs 559.637 unit pada tahun lalu.

BUMI: Disinyalir Jajaki Obligasi US$500 Jt

BUMI disinylair menjajaki penerbitan obligasi US$500 juta pada tahun ini. Deutsche Bank dan Credit Suisse disinylair jadi penasehat aksi tersebut. Sementara itu, Komut perseroan Nalinkant Amratlal menyatakan tidak mengetahui kabar tersebut.

BNII: Terbitkan Subdebt US$250 juta

BNII tengah menajaki penerbitan subdebt senilai US$200-US$250 juta di 2010. Saat ini, rencana tersebut tengah menunggu persetujuan BI. Sementara itu, pada 28 April10 perseroan akan membayar call option subdebt yang jatuh tempo senilai US$150 juta.

SGRO: Penjualan 9M09 Terpangkas 36,2% yoy

Penjualan SGRO 9M09 turun 36,2% yoy dari Rp1,86 triliun jadi Rp1,19 triliun karena turunnya harga rata-rata jual CPO (-19,9% yoy) dari Rp7,81 juta/ton jadi Rp6,26 juta/ton. Produksi TBS 9M09 sebanyak 827.451 ton berasal dari Sumatra dan Kalimantan sedangkan produksi CPO 179.888 ton. Penjualan CPO 9M09 turun 32,8% yoy dari Rp1,57 triliun jadi Rp1,05 triliun dan mengkontribusi besar pendapatan perseroan 88,23%. Penjualan inti sawit 9M09 turun 53,7% yoy dari Rp215,35 miliar jadi Rp99,75 miliar, sedangkan karet Rp2,27 miliar.

Sementara itu, produksi TBS di 3Q09 membaik vs 2Q09 karena tren produksi tahun ganjil di Sumatra menyumbang lebih dari 60% produksi tahunan.

KLBF: Hingga September, Pendapatan Diproyeksikan Tumbuh 12%

Direktur KLBF, Vidjongtius mengatakan hingga September 2009 pendapatan diproyeksikan tumbuh 12% dibanding periode yang sama tahun lalu. Itu disebabkan oleh tumbuhnya kinerja seiring penambahan produk obat-obatan serta penguatan kurs rupiah.

RMBA: Sepakat Merger Dengan BAT Indonesia

RMBA dan BATI sepakat merger guna membidik pangsa pasar yang kuat di Indonesia.
Seluruh saham BATI akan ditukar dengan saham RMBA berasio 1 : 7,68 .
Perkiraan tanggal efektif merger: 1 Jan10
Tanggal terakhir perdagangan saham BATI: 31 Des09
Tanggal efektif perdagangan saham merger: 4 Jan10.

IPO: Harga IPO BW Plantation Rp550 Per Saham

PT BW Plantation menetapkan harga IPO sebesar Rp550/saham atau Rp698,5 miliar
sebanyak 1,27 miliar saham.
Masa penawaran: 21-22 Okto09
Tanggal pencatatan: 27 Okto09.

MEDC: LIA Jadi Mitra Garap Blok 47 Libya

Hari ini, Verenex dan Libyan Investment Authority (LIA) akan meneken MoU penjualan sekitar 49,9 juta saham Verenex senilai US$ 342,36 juta atau C$ 7,09 per saham (US$ 6,86 per saham). Dengan kesepakatan tersebut, LIA pun menjadi mitra baru MEDC dalam pengeboran minyak dan gas di Blok 47 Libya.

CTRA: Bidik Pendapatan 2 Proyek Baru Rp1 T

CTRA membidik pendapatan dari dua poyek baru sebesar Rp1 triliun meliputi di Makassar, Sulteng Rp500-600 miliar sebanyak 600 unit dan di Pangkal Pinang, Bangka Belitung Rp300-400 miliar sebanyak 500 unit dengan berjangka waktu sama 3-5 tahun.
Β 
BTPN: Laba Bersih 9M09 Naik 32% yoy

Jumlah pendapatan bunga BTPN di 9M09 naik 45,2% yoy dari Rp1,73 triliun jadi Rp2,51 triliun sedangkan pendapatan bunga bersih +28,8% yoy dari Rp1,02 triliun jadi Rp1,32 triliun. Namun, laba opersional turun 23% yoy dari Rp504,27 miliar jadi Rp388,35 miliar. Selanjutnya, laba bersih naik 32% yoy dari Rp1,35 triliun jadi Rp1,78 triliun.

UNTR: Bidik Penjualan Komponen RP 3 T

UNTR mengincar penjualan Rp 3 triliun dari bisnis suku cadang tahun ini, yang naik 20% yoy dari Rp 2,4 triliun.

UNTR akan membuka toko suku cadang yang menjual komponen merek lain mulai Januari 2010.

Rumor:

Harga saham LAPD berpotensi ke Rp500/saham. Kabarnya perseroan minati perusahaan infarstruktur asca RUPS tak merestui akuisisi saham META. dan ditargetkan rampung tahun ini. (investor/fz)

Harga saham CTRS berpotensi ke Rp650-700/saham. Kabarnya, perseroan akan menggarap proyek perumahan di Asia Tenggara senilai Rp3 triliun. Perseroan juga dikabarkan tengah jajaki obligasi konversi Rp4 triliun berbunga 12% dengan tenor 5 tahun. (investor/fz)

Corporate Actions

Hari ini (20/10), Cum dividen IndoTambangraya Megah Tbk (ITMG) Rp 678 /saham Ex dividen (21/10)

Technical Picks
MEDC (3150) - SELL
ADRO (1530) - BUY
BYAN (5650) - SELL
BLTA (810) – SELL.

(etr/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads