Demikian disampaikan dalam prospektus merger yang dipublikasikan perseroan, Selasa (20/10/2009).
Pengambilalihan ini dilakukan terkait rencana grup BAT menggabungkan (merger) dua anak usahanya itu menjadi satu perusahaan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berdasarkan penilaian PT Ujatek Baru yang ditunjuk menjadi penilai independen, 66 juta saham BATI dihargai Rp 4.414 per saham atau total sebesar Rp 291,324 miliar, sedangkan 6,733 miliar saham dihargai Rp 574 per saham atau total senilai Rp 3,864 triliun.
Skema merger adalah, BAT (2009 PAC) akan mengambil 78,74% saham BATI yang dimiliki oleh BAT (Investments). Mengacu pada jumlah tersebut, maka nilai pengambilalihan ini setara dengan Rp 229,389 miliar.
Seluruh saham BATI tersebut akan dikonversi menjadi saham RMBA. Rasio yang digunakan, setiap 1 saham BATI setara dengan 7,68 saham RMBA.
Setelah konversi, 100% saham BATI akan terdilusi menjadi 7% saham, sedangkan 100% saham RMBA akan terdilusi menjadi 93% saham dalam struktur Modal Disetor dan Ditempatkan Penuh yang baru.
Saham BATI secara otomatis akan terhapus (delisting) dari Bursa Efek Indonesia (BEI).
Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) BATI dan RMBA dijadwalkan pada 4 Desember 2009. Tanggal terakhir perdagangan saham BATI di Bursa Efek Indonesia (BEI) diperkirakan pada 31 Desember 2009. Perdagangan perdana saham merger BATI dan RMBA dijadwalkan pada 4 Januari 2009. (dro/qom)











































