Market Flash eTrading

Market Flash eTrading

- detikFinance
Senin, 26 Okt 2009 09:13 WIB
Market Flash eTrading
Jakarta - Dow Jones: Saham US melemah dan menghapus keuntungan yang diperoleh minggu lalu seiring dengan penurunan harga minyak dan turunnya saham industri akibat laporan dari jasa kereta api yang mengecewakan. Dolar menguat terhadap yen seiring dengan spekulasi The Fed akan lebih cepat meningkatkan suku bunga. Exxon Mobil Corp. dan Schlumberger Ltd. memimpin penurunan pada saham energi setelah harga minyak turun untuk hari kedua.

Saham industri di S&P 500 turun 1.7% setelah Burlington Northern Santa Fe Corp. melaporkan laba yang lebih rendah dari prediksi semula. Saham teknologi mencatat penurunan terendah diantara sektor lainnya seiring dengan laba yang diperoleh Microsoft Corp. dan Amazon.com Inc. Indeks S&P 500 (-1.2%) 1,079.6, Dow Jones (-1.1%) 9,972.18 dan Nasdaq (-0.5%) 2,154.47.

Regional Pagi: Nikkei-225 turun setelah anjloknya harga crude oil dan peminjam konsumen Acom Co mencatatkan perolehan laba yang meleset dari estimasi. Toyota Industries Corp memimpin penguatan pada perusahaan otomotif setelah laba yang dibukukan perakit mobil. Mitsubishi Corp (-1,9%), Acom (-3,1%), Toyota Industries (+3%).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bursa Australia melemah di awal perdagangan seiring melemahnya Wall Street di hari Jumat. Nikkei 225 (-0.1%) 10,274.59, S&P/ASX 200 (-0.7%) 4,823.9, Kospi (+0.4%) 1,646, STI (+1.24%) 2,715.34

Commodity:Β  Crude oil turun untuk hari ketiga setelah kelompok yang memimpin pemberontakan di Nigeria mengumumkan gencatan senjata dan bersedia melakukan pembicaraan untuk menyelesaikan konflik. Kekhawatiran akan pengaruh El Nino terhadap cuaca di bagian utara Hemisphere juga berdampak pada penurunan minyak hingga ke bawah level $80. Crude oil untuk pengiriman Desember -1.1% menjadi $79.6 per barel. Crude Oil (-1.07%) $79.6/bbl, Gold (-0.24%) $1.053/oz, CPO (+1.1%) $708/MT, Coal (-0.1%) $71.7/MT, Nickel (-0.8%) $18.995/MT, Tin (+1%) $15.145/MT.

Economic & Industrial News

Economic: Pembangunan Infrastruktur Jadi Prioritas Program Kerja KIB II

Menko Hatta Rajasa mengatakan pembangunan infrastuktur akan jadi prioritas program kerja KIB II guna menggerakan sektor riil, diikuti oleh pembenahan transportasi, revitalisasi industri, pangan, energi, UKM dan jasa. Pemerintah akan menggenjot pertumbuhan ekonomi 7% bahkan lebih guna meningkatkan angkatan kerja serta menekan pengangguran 9,25 juta orang.
Β 
Corporate news

MEDC: Berniat Emisi Obligasi US$300 Jt

MEDC berencana emisi obligasi US$300 juta atau Rp2,82 triliun dan telah mengundang sejumlah underwriter serta mengirimkan quest for proposal kepada sejumlah bank investasi. Disinyalir, perolehan dana guna refinancing utang berjatuh tepmo pada 2010. Perseroan belum mau menjelaskan secara detail rencana tersebut.

TRAM: Indikasikan Laba Bersih 9M09 Melejit 218% yoy

TRAM mengindikasikan laba bersih 9M08 melejit 218% yoy dari Rp36,53 miliar jadi Rp80 miliar yang dikontribusi dari pendapatan kontrak kapal perseroan. Sementara, pendapatannya diprediksi naik 40% yoy jadi Rp443,9 miliar. Saat ini, perseroan tengah menjajaki pinjaman bank untuk capex FY10 yang akan diteken pekan depan.

DGIK: Bidik Proyek Rp500 M

DGIK jajaki tiga proyek pembangunan gedung dan jalan di Sumatera senilai Rp500 miliar. Pemenang tender akan diumumkan sebelum akhir 2009. Perseroan juga tengah negosiasi proyek pembangunan dan desain taman wisata di Timor Leste US$9 juta.

BMRI: Pangkas Bunga Kredit 0,5%

Untuk kelima kalinya, BMRI memangkas bunga kreditnya sebanyak 50 bps yang akan efektif 1 Nov09. Olehkarena itu, total pemangkasan bunga kreditnya sudah mencapai 2,25%.
Β 
BBNI: Biayai Transaksi Perdagangan US$ 5,6 Miliar

Hingga September 2009, BBNI telah membiayai transaksi perdagangan internasional sebesar US$ 5,6 miliar. Dan dalam waktu dekat, BBNI juga akan membiayai ekspansi WIKA ke Timur Tengah yang diperkirakan mencapai US$ 5-10 miliar.
Β 
EXCL: Tahun Depan, Capex US$ 500 Juta

Pada 2010, EXCL berencana menganggarkan capex sekitar Rp 4,7 triliun (US$ 500 juta), naik dibanding tahun ini yang sebesar US$ 300 juta. Dana tersebut akan digunakan untuk meningkatkan kapasitas jaringan seluler.

BMTR: Undur Jadwal Dividen Rp3,5

BMTR mengundur jadwal dividen Rp3,5/saham, yakni jadi : Cum divide: 06 Nov09, Ex dividen: 09 Nov09, Recording date: 11 Nov09, Payment date: 25 Nov09.

BBKP: Terbitkan Rights Issue Rp415

BBKP mengumumkan penerbitan rights issue sebanyak 286.050.768 saham senilai Rp415/saham atau Rp118,7 miliar. Cum right: 4 Des09, Ex right: 7 Des09, Periode perdagangan: 11-17 Des09, Listing date: 11 Des09.
Β 
Rumor

Harga saham KIJA berpeluang Rp178-180/saham. Kabarnya investor asal Taiwan tertarik dengan proyek terminal dan medical city perseroan di Cikarang. Sebelumnya, investor Jepang dan HongKong juga dikabarkan minati proyek tersebut.

Harga saham JPFA berpotensi ke Rp1.000-1.200/saham, seiring adanya rencana ekspansi anak usahanya PT Multibreeder Adirama dan kerjasama dengan perusahaan asing. Selain itu, laba bersih FY09 disinyalir melonjak.

Harga saham INTA berpotensi ke Rp1.000/saham, seiring rencana rights issue serta kinerja 9M09 disinyalir cukup memuaskan.

Technical Picks

  • IHSG (2467.948) - BUY
  • BBRI (7600) - BUY
  • BDMN (4800) - BUY
  • ADRO (1620) – BUY.
Β 

(etr/qom)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads