Demikian disampaikan oleh Direktur Keuangan WIKA Ganda Kusuma di Ah Yat Sea Food Restaurant Senayan Jakarta Senin (2/11/2009).
Ia menjelaskan, bahwa proyek konstruksi yang sedang dijalankan WIKA adalah Jabong River Dyke Package J2 dengan nilai investasi Rp 74 miliar. Proyek Jabong terletak di wilayah Babat Jawa Timur. Proyek selanjutnya adalah DAM Jatibarang dengan investasi mencapai Rp 300 miliar dan Kaligarang FC dengan persiapan modal perseroan sebesar Rp 95 milliar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
WIKA juga berpartisipasi dalam pembangunan konstruksi Mal Samarinda, di Kalimantan, dengan nilai Rp 29 miliar. Dan yang terakhir perseroan ikut dalam proyek milik PT PLN, yaitu pendirian Pembangkit Listrik Tenaga Disel (PLTD) Bali. Nilai investasi untuk pembangkit listrik ini sebesar Rp 140 miliar.
"Proyek Power Plan kita di Bali, sudah berjalan dengan BBM. BOT kita di Bali total 9 tahun, dengan rincian 1 tahun masa konstruksi dan 8 tahun merupakan masa pengembalian investasi," jelasnya.
Total proyek WIKA di bulan Oktober ini, tercatat sebesar Rp 1,1 triliun. Sedangkan untuk akumulasi kontrak baru sampai 10 bulan di tahun ini Rp 8,2 triliun, dengan Order Book perseroan sampai bulan 10, tahun 2009 sebesar Rp 17,18 triliun. Selisih diantara Order Book dan kontrak baru, akan dimasukkan sebagai Carry Over Rp 7,7 triliun dan akan terealisasi pada tahun 2010.
"Kami yakin, di tahun depan semakin banyak pendapatan yang WIKA peroleh, karena masih banyaknya carry over atau sisa kontrak yang belum terselesaikan," imbuh Direktur Utama WIKA Bintang Perbowo di tempat yang sama.
(dro/dro)











































