Menurut Direktur Keuangan WOMF, Albertus Alex Hermanto, target itu naik sekitar 33,33% dibanding target pembiayaan hingga akhir tahun 2009 sebesar Rp 4,5 triliun tadi.
''Kami menargetkan pembiayaan motor sebesar Rp 6 triliun tahun 2010. Perekonomian tahun mendatang diprediksi membaik yang mempengaruhi kenaikan permintaan terhadap kepemilikan motor,'' katanya usai Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) di Bursa Efek Indonesia, SCBD, Jakarta, Kamis (5/11/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sampai Oktober 2009, perseroan sudah melakukan pembiayaan sebanyak 330 ribu unit motor. Sedangkan sampai akhir tahun 2009 ditargetkan perseroan akan melakukan pembiayaan sebanyak 400 ribu unit motor.
Sementara pada tahun 2010, perseroan juga akan membuka sekitar 30-40 cabang baru di wilayah Sulawesi, Sumatera dan Kalimantan. Yang keseluruhan dananya diambil dari dana kas internal.
''Untuk membuka cabang baru tidak membutuhkan dana terlalu besar. Akan kita ambil dari belanja modal atau capital expenditur (capex) sekitar Rp 20 miliar di tahun 2010,'' kata dia.
Penambahan cabang di ketiga wilayah tersebut, karena ketiga wilayah itu adalah pasar potensial. ''Karena mereka penghasil komoditas seperti pertambangan dan perkebunan,'' kata dia.
(dro/ang)