Ketua Badan Anggaran DPR Harry Azhar Azis mengatakan kasus yang cukup menyita perhatian masyarakat ini hanya bersifat temporal.
Jika dilihat jangka pendek memang akan memberikan dampak negatif terhadap investasi, karena memberikan kesan kepada investor bahwa Indonesia belum memiliki pemerintahan yang baik.
"Dilihat dari jangka pendek kasus ini memang memberi dampak negatif pada investor karena ternyata belum ada governance," ujar Harry ketika dihubungi wartawan, Kamis (5/11/2009).
Namun, secara jangka panjang kasus tersebut akan berdampak positif karena memberi kesan baik kepada investor. Para investor akan melihat kalau sistem hukum di Indonesia mulai terbuka dan transparan.
"Sehingga transparansi dan governance yang menjadi acuan investor diharap bisa ikut baik," papar Harry.
(nia/dnl)











































