Demikian disampaikan Presiden Direktur LSIP Benny Tjoeng dalam keterangannya, Selasa (10/11/2009).
Hingga triwulan III-2009, LSIP mencatat penjualan sebesar Rp 2,27 triliun, turun 23,4% dibanding periode yang sama tahun 2008 sebesar Rp 2,97 triliun.Β Padahal, volume produksi CPO perseroan naik 9% menjadi 267,4 ribu ton dari sebelumnya 245,2 ribu ton.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Beban pokok penjualan menurun 14,5% menjadi Rp 1,298 triliun dari sebelumnya Rp 1,518 triliun. Meski demikian, laba kotor masih terkoreksi 32,8% menjadi Rp 972,2 miliar dari sebelumnya Rp 1,447 triliun.
Marjin laba kotor pun mengalami penurunan 6% menjadi 42,8% dari sebelumnya 48,8%. Beban usaha juga berhasil ditekan menjadi Rp 279,49 miliar, turun 32,2% dari sebelumnya Rp 412,07 miliar.
Namun laba usaha masih terkoreksi 33,1% menjadi Rp 692,71 miliar dari sebelumnya Rp 1,034 triliun. Marjin laba usaha pun menyusut 4,4% menjadi 30,5% dari sebelumnya 34,9%.
Penyusutan marjin laba usaha tersebut membuat pos laba tetap menurun 31,8% menjadi Rp 489,32 miliar dari sebelumnya Rp 717,87 miliar. Laba bersih per saham pun menyusut 30,6% menjadi Rp 365 per saham dari sebelumnya Rp 526 per saham.
(dro/qom)











































