Mitra Adi Perkasa Terbitkan Obligasi dan Sukuk Rp 500 Miliar

Mitra Adi Perkasa Terbitkan Obligasi dan Sukuk Rp 500 Miliar

- detikFinance
Rabu, 11 Nov 2009 09:48 WIB
Mitra Adi Perkasa Terbitkan Obligasi dan Sukuk Rp 500 Miliar
Jakarta - PT Mitra Adi Perkasa Tbk (MAPI) akan menerbitkan surat utang kombinasi obligasi konvensional dan sukuk ijarah senilai Rp 500 miliar pada Desember 2009. Dananya akan digunakan untuk melunasi sebagian pinjaman berdenominasi dolar AS atau Yen.

Demikian disampaikan dalam prospektus yang dipublikasikan perseroan, Rabu (11/11/2009).

Surat utang ini akan diterbitkan dengan kombinasi obligasi konvensional senilai Rp 300 miliar dan sukuk ijarah senilai Rp 200 miliar. Masing-masing surat utang ini akan terdiri dari 2 seri, yaitu seri A dengan jangka waktu 3 tahun dan seri B dengan jangka waktu 5 tahun.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Obligasi dan sukuk seri A akan jatuh tempo pada 15 Desember 2012, sedangkan obligasi dan sukuk seri B akan jatuh tempo pada 15 Desember 2014. Perseroan juga memberikan opsi pembelian kembali surat utang ini secepatnya satu tahun setelah emisi obligasi dan sukuk diterbitkan.

Kedua surat utang ini memperoleh peringkat idA+ dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo). Berlaku sebagai penjamin emisi obligasi adalah PT Danareksa Sekuritas (OD), PT HSBC Securities Indonesia, PT Indo Premier Securities dan PT Standard Chartered Securities Indonesia.

Seluruh dana penerbitan obligasi dan sukuk, setelah dikurangi biaya-biaya emisi akan digunakan untuk melunasi sebagian pinjaman berdenominasi dolar AS atau Yen. Berdasarkan laporan keuangan MAPI per 30 Juni 2009, total jumlah kewajiban perseroan sebesar Rp 2,009 triliun. Posisi utang jangka panjang yang jatuh tempo dalam waktu satu tahun sebesar Rp 651,009 miliar.

Pernyataan efektif Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK) diharapkan dapat diperoleh pada 4 Desember 2009. Masa penawaran dijadwalkan pada 8-10 Desember 2009. Tanggal penjatahan pada 11 Desember 2009. Distribusi pada 15 Desember 2009 dan pencatatan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 16 Desember 2009.
(dro/qom)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads